POJOKSATU.ID – Belum lama ini isu pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari DPR RI tengah ramai disorot.

Sebab, banyak pihak yang menduga bahwa terkait mundurnya keponakan Preisden Prabowo Subianto itu tidak lain terkait posisi jabatan strategis lainnya.

Yang mana, Rahayu Saraswati disebut-sebut akan menduduki jabatan sebagai menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Baca Juga: Kabar Terbaru TPG: Tambahan 1 Bulan Tunjangan dalam THR, Kapan Jadwal Pencairan TW3?

Kendati demikian, hal itu justru dibantah oleh Gerindra selaku partai politik yang membawa Rahayu Saraswati maju ke parlemen.

Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media antaranews.com pada Jumat (12/9/2025).

Dalam artikelnya, bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Hariyadi.

Baca Juga: Hanya Sampai 13 September! Lowongan Kerja Kemenkop 2025 untuk S1 Semua Jurusan, Cek Syarat dan Jadwalnya

“Sebuah isu kalau tidak tahu narasumbernya itu namanya gosip, kan. Kalau di Islam, gibah. Jadi tidak perlu kita bahas,” terangnya.

Sebelumnya, isu terkait pemunduran keponakan Prabowo itu mencuat usai beredar sebuah unggahan di media sosial.

Yang mana, dalam unggahan tersebut, tampak jelas Saraswati tengah menyampaikan pernyataannya perihal mundur dari DPR RI.

Baca Juga: Dari Sekolah Hijau hingga Benteng Mangrove, Pertamina Regional JBB Hadirkan Semangat Baru di Desa Sedari

Saraswati menuturkan bahwa terkait pengunduran jabatan ini tidak lain karena kesalahannya sebagai pejabat publik.

Sebab, ada sebuah pernyataan dalam podcast yang sempat dihadirinya membahas seputar isu sensitif berujung pada propaganda.

Dikarenakan, dalam podcast tersebut, beberapa bagian pembicaraan yang diutarakan Saraswati, dipotong dan dinilai merendahkan masyarakat.

Baca Juga: Jangan Salah Akses! Begini Cara Cek Penerima PIP 2025 yang Benar

Padahal, secara keseluruhan, podcast yang dihadiri keponakan Prabowo itu berlangsung selama 42 menit dengan judul “Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif”.

“Ada pernyataan saya dari sebuah podcast yang ditayangkan di Youtube pada tanggal 28 Februari 2025,” jelasnya.

“Yang dijadikan bahan untuk menyakiti hati rakyat. Podcast itu adalah on the record di Antara TV Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga: Daya Beli Masyarakat Menurun! Efisiensi Anggaran dan Harga Tinggi Bikin Ekonomi Ngawi Terpuruk

“Saya berbicara dengan pembawa acara selama 42 menit lebih tentang berbagai isu,” imbuh keponakan Prabowo.

“Pernyataan saya diambil dari menit ke 25:37 sampai menit ke 27:40. Cukup panjang sebenernya, dua menit lebih,” terangnya.

“Yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat,” tambah Saraswati. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov