POJOKSATU.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga tidak panik menyusul gempa Poso magnitudo 6,0 yang baru saja terjadi pada malam Jumat atau Kamis pukul 21.06 WITA.

BMKG memastikan gempa Poso ini tidak berpotensi tsunami sehingga warga diminta tenang namun tetap waspada gempa susulan.

Diberitakan sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6.0 di wilayah Sulawesi Tengah terjadi pada Kamis malam atau malam Jumat, 24 Juli 2025, pukul 20:06:59 WIB.

Baca Juga: Malam Jumat, Poso Sulteng Diguncang Gempa Magnitudo 6,0 Terasa hingga Sulsel

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada 70 kilometer barat daya Poso, Sulawesi Tengah.

Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Warga diimbau agar tidak panik karena gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Beberapa saat setelah terjadi gempa akun X resmi BMKG merilis data magnitudo 5,7, namun direvisi menjadi 6,0.

Baca Juga: 15 SMA Paling Berprestasi di Jawa Barat Versi Puspresnas, Ada SMAN 1 Bogor, Tapi Dominasi SEKOLAH SWASTA

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami dan sudah direview oleh seismolog,” demikian pernyataan resmi dari BMKG melalui situs resminya.

Getaran gempa dilaporkan terasa cukup kuat hingga ke sejumlah daerah lain di Sulawesi, termasuk Palopo, Sulawesi Selatan.

Halim, seorang warga Palopo, mengaku merasakan getaran yang cukup keras hingga membuat keluarganya panik.

Baca Juga: BKD Jatim Ungkap Mekanisme Lengkap Pengangkatan R2, R3, dan R4 Jadi PPPK Penuh Waktu

“Saya sedang duduk di ruang tamu, tiba-tiba lantai bergetar cukup kuat. Anak-anak langsung berlari keluar rumah,” kata Halim saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, ini adalah getaran gempa terkuat yang dirasakan dalam beberapa bulan terakhir di Palopo.

Warga sekitar juga tampak keluar rumah dan menunggu di halaman hingga getaran benar-benar berhenti.

Sementara getaran gempa cukup kuat juga dirasakan warga Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menurut Kasim, warga setempat, dirinysa sudah bersiap tidur namun tiba-tiba terbangun karena merasakan getaran yang cukup kuat.

"Kami sekeluarga langsung keluar rumah karena takut tembok rumah rubuh," kata Kasim, Kamis malam.

Baca Juga: Tak Hanya Gaji Pokok, Berikut Komponen Penghasilan ASN 2025 yang Paling Menentukan

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Pemerintah daerah dan instansi terkait masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.

Warga diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang mungkin terjadi.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Jika terjadi gempa susulan, warga disarankan segera menjauh dari bangunan tinggi dan mencari tempat terbuka.

Pantauan hingga pukul 21.45 WITA, kondisi di Poso dan Palopo terpantau sudah berangsur normal dan aman.***