POJOKSATU.id - Pemerintah bergerak cepat merespons gempa kuat yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Presiden Prabowo Subianto langsung mengeluarkan instruksi tegas untuk memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden telah menerima laporan sejak pagi hari terkait kondisi di lapangan.
"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta pulau Batang Dua,"
Ucap Seskad Teddy kepada Awak Media 2/4/2026.
Merespons situasi tersebut, Presiden langsung memerintahkan langkah cepat evakuasi.
Baca Juga: Belum Reda! 93 Gempa Susulan Hantam Sulut Usai M 7,6, BMKG Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
"Tadi pagi melalui Kepala BNPB, Pak Presiden sudah langsung perintahkan seluruh aparat dan tim BNBP secepat mungkin mengevakuasi warga terdampak," sambungnya.
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan di lapangan.
"Tim reaksi cepat BNPB daerah, Aparat TNI Polri dan Pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak," tegasnya.
Selain evakuasi, pemerintah juga menekankan aspek keselamatan warga dari potensi bahaya lanjutan akibat gempa.
"Kepala BNPB sudah mengimbau agar warga tidak beraktivitas kembali di gedung yang terdampak," sambung Teddy.
Langkah cepat ini diambil menyusul gempa kuat yang sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah.
Meski status tsunami telah dicabut, pemerintah tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan guna memastikan penanganan berjalan optimal dan risiko korban jiwa dapat diminimalkan.***




