POJOKSATU.ID - Kasus peluru nyasar yang melukai dua siswa SMP di Gresik, Jawa Timur, kini memasuki tahap investigasi serius.

Pasukan Marinir 2 Surabaya memastikan akan mengusut tuntas insiden tersebut dengan melibatkan ratusan personel.

Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI Oni Junianto, mengungkapkan bahwa sebanyak 119 personel telah diperiksa untuk mendalami dugaan asal peluru yang mengenai korban.

Proses pemeriksaan ini masih terus berlanjut guna memastikan transparansi dan keadilan.

Baca Juga: Heboh Pernyataan Jenderal Uganda, Siap Bela Israel dengan 100 Ribu Tentara dan Klaim 500 Ribu Pemuda Bisa Rebut Teheran

“Sebanyak 119 personel sudah diperiksa dan akan terus didalami. Kami juga akan melakukan uji tembak peluru,” ujar Oni, Minggu (12/4/2026).

Langkah uji balistik menjadi kunci dalam mengungkap fakta sebenarnya. Pasmar 2 tidak ingin mengambil kesimpulan secara gegabah, sehingga seluruh proses dilakukan secara hati-hati dan berbasis data teknis.

Untuk memperkuat hasil investigasi, pihaknya juga menggandeng PT Pindad. Data teknis dari produsen senjata tersebut akan digunakan sebagai pembanding agar hasil analisis benar-benar akurat.

Tak hanya itu, sejumlah ahli independen turut dilibatkan guna memberikan pandangan objektif, khususnya terkait jangkauan peluru dan standar keamanan dalam latihan militer.

Baca Juga: Warga Riau Ngamuk! Usai Bakar Rumah Bandar Narkoba, Tempat Dugem Ikut Dirusak karena Polisi Tak Bertindak

Diketahui, insiden ini terjadi saat para siswa tengah mengikuti kegiatan di salah satu SMP Negeri di Gresik pada 17 Desember 2025.

Tiba-tiba, dua siswa berinisial DF (14) dan RO (15) menjadi korban akibat dugaan peluru nyasar.

Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian ini sontak menimbulkan kepanikan sekaligus kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Di sisi lain, sekitar 2,3 kilometer dari lokasi sekolah terdapat lapangan tembak milik TNI AL yang saat itu sedang digunakan untuk latihan rutin. Hal inilah yang kemudian menjadi fokus utama penyelidikan.

Pasmar 2 menegaskan komitmennya untuk mengungkap kebenaran secara terbuka.

Baca Juga: Tragis, Siswa SMP Tewas Saat Praktek Sains Senpi Rakitan di Siak Riau, Polisi Bakal Usut Tuntas

Proses investigasi yang sedang berjalan diharapkan mampu menjawab semua pertanyaan publik sekaligus memberikan keadilan bagi para korban.***