POJOKSATU.id – Kisah cinta lintas negara kembali mencuri perhatian publik setelah pernikahan antara Alifah Walidan, gadis asal Dusun Salumakarra, Kelurahan Noling, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, dengan Malik Jok.
Pria asal Sudan, viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Momen pernikahan yang berlangsung pada 20 Desember 2025 itu mendadak ramai setelah foto dan videonya tersebar luas di Facebook, Instagram, hingga WhatsApp Group warga.
Baca Juga: Letnan Jenderal Fanil Tewas Kena Ledakan Bom, Peledak Dipasang di Bawah Mobilnya
Pertemuan keduanya berawal dari media sosial Facebook.
Dari sekadar saling menyapa, percakapan mereka berkembang menjadi komunikasi intens yang berlangsung berbulan-bulan.
Keduanya merasa cocok, dan hubungan yang semula hanya berada di ruang digital berubah menjadi rencana serius menuju jenjang pernikahan.
Baca Juga: BBW Serahkan 200 Buku ke Anak-Anak di Aceh Tamiang, Relawan Ajak Bernyanyi dan Membaca
Yang membuat kisah ini semakin menarik perhatian yakni keputusan Malik untuk datang langsung dari Sudan menuju Luwu.
Perjalanan panjang melintasi benua dan ribuan kilometer itu dilakukan semata untuk memenuhi niatnya menikahi Alifah.
Kedatangannya di desa kecil tersebut sontak mengundang perhatian warga yang penasaran dengan sosok pria Afrika yang datang demi meminang gadis setempat.
Warga Dusun Salumakarra diketahui berkumpul menyaksikan prosesi pernikahan. Suasana ramai terlihat dalam berbagai rekaman video.
Banyak warga menyebut momen itu sebagai kejadian tak biasa, sebab jarang ada tamu dari luar negeri datang hingga pelosok desa hanya untuk sebuah pernikahan.
Dokumentasi warga inilah yang kemudian menyebar cepat di media sosial dan menjadikan nama kedua mempelai viral dalam waktu singkat.
Dalam video yang beredar, terlihat keluarga Alifah menyambut Malik dengan hangat.
Prosesi akad berlangsung sederhana namun khidmat, disusul resepsi yang dihadiri warga dan kerabat dekat.
Baca Juga: Letnan Jenderal Fanil Tewas Kena Ledakan Bom, Peledak Dipasang di Bawah Mobilnya
Sejumlah netizen yang melihat unggahan tersebut menganggap kisah mereka sebagai bukti bahwa cinta dapat hadir dari mana saja.
Bahkan dari dua negara dengan jarak dan budaya yang berbeda.
Namun viralnya pernikahan ini juga diwarnai oleh munculnya sejumlah komentar berlebihan dari pengguna media sosial.
Beberapa akun menuliskan komentar yang tidak relevan dan mengarah pada isu sensitif.
Meski begitu, banyak warganet lain yang membela pasangan ini dan mengkritik komentar-komentar yang dianggap melewati batas etika.
Hingga kini, tidak ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai viralnya pernikahan tersebut.
Informasi yang beredar murni berasal dari laporan media lokal dan unggahan netizen.
Baca Juga: Letnan Jenderal Fanil Tewas Kena Ledakan Bom, Peledak Dipasang di Bawah Mobilnya
Fakta yang dapat dipastikan adalah pernikahan itu benar terjadi, berlangsung sah, serta disaksikan langsung oleh warga dan keluarga kedua mempelai.
Fenomena pernikahan internasional seperti ini sebenarnya bukan hal baru di Indonesia.
Di era digital, hubungan yang dimulai dari media sosial semakin umum dijumpai, termasuk yang berujung pada pernikahan.
Kasus seperti Alifah dan Malik menjadi contoh bagaimana media sosial dapat mempertemukan dua orang dari latar belakang yang jauh berbeda.
Meskipun pernikahan keduanya menuai pro dan kontra di kolom komentar.
Baca Juga: Letnan Jenderal Fanil Tewas Kena Ledakan Bom, Peledak Dipasang di Bawah Mobilnya
Inti kisah ini tetap berada pada perjalanan cinta yang terbentuk dari komunikasi digital dan diwujudkan melalui komitmen nyata.
Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan yang tumbuh di dunia maya bukan selalu hal negatif.
Karena tidak sedikit yang berakhir pada cerita indah seperti yang dialami pasangan lintas negara tersebut.***




