POJOKSATU.id — Publik dibuat terperangah setelah rincian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibuka ke permukaan.
Angkanya bukan lagi miliaran atau puluhan triliun, melainkan Rp335 triliun, menjadikannya salah satu program sosial terbesar dalam sejarah APBN.
Dikutip Pojoksatu.id dari laporan Katadata/DataBoks, anggaran fantastis itu terdiri dari pagu Rp268 triliun.
Baca Juga: Gaji Pegawai MBG Ternyata Cuma Segini, Tapi Fasilitasnya Bikin Kaget! Pemerintah Tanggung Semua
Serta dana cadangan sekitar Rp67 triliun yang disiapkan pemerintah untuk menjalankan program gizi nasional ini.
Namun yang membuat publik makin heboh bukan hanya angka totalnya, tetapi hitungan riil biaya per satu SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
SPPG adalah dapur utama yang bertugas memproduksi, menyiapkan, dan mendistribusikan makanan ke sekolah maupun kelompok penerima manfaat lainnya.
Baca Juga: Sudah Jadi PPPK, JHT Tak Bisa Cair? Ternyata Karena Ini! Simak Penjelasan Resmi BPJS
Dikutip Pojoksatu.id dari laporan Liputan6.com, pembangunan satu dapur SPPG dapat menelan biaya mencapai Rp4,5 miliar.
Angka ini mencakup konstruksi dapur, instalasi sanitasi, mesin masak industri, cold storage, hingga kendaraan operasional.
Tidak berhenti di situ, biaya operasional tahunan sebuah SPPG juga disebut bisa mencapai Rp7,5 hingga Rp10 miliar, tergantung jumlah penerima dan harga pangan di daerah.
Baca Juga: Gaji Pegawai MBG Ternyata Cuma Segini, Tapi Fasilitasnya Bikin Kaget! Pemerintah Tanggung Semua
Lebih mengejutkan lagi, pemerintah melalui pernyataan resmi yang dikutip Pojoksatu.id dari Detik Finance menyatakan bahwa kebutuhan anggaran MBG secara nasional bisa mencapai Rp1,2 triliun per hari.
Jika dihitung berdasarkan jumlah penerima manfaat yang mencapai puluhan juta.
Angka ini langsung menjadi perbincangan hangat karena memberikan gambaran betapa besar skala program ini.
Dengan hitungan tersebut, publik mulai memahami bahwa besarnya anggaran Rp335 triliun memang sejalan dengan struktur biaya MBG yang sangat kompleks.
Mulai dari infrastruktur dapur, tenaga kerja, bahan makanan, hingga distribusi ke ribuan lokasi.
Baca Juga: Gaji Pegawai MBG Ternyata Cuma Segini, Tapi Fasilitasnya Bikin Kaget! Pemerintah Tanggung Semua
Program ini disebut pemerintah sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia sejak usia dini.
Meski begitu, perhitungan ini tetap memicu diskusi luas apakah anggaran sebesar itu sudah optimal, atau masih perlu dikaji ulang?.
Yang jelas, satu hal menjadi nyata biaya satu dapur SPPG saja sudah miliaran rupiah.
Baca Juga: Sudah Jadi PPPK, JHT Tak Bisa Cair? Ternyata Karena Ini! Simak Penjelasan Resmi BPJS
Serta jika dikalikan skala nasional, angka Rp335 triliun bukan lagi sesuatu yang sulit dijelaskan.***




