POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus penganiayaan di SDN Sanenrejo 02, Tempurejo, Jember, Jawa Timur.

Sebab, pelaku penganiayaan itu tidak lain merupakan Kepala Sekolah (Kepsek) SD negeri itu sendiri.

Yang mana, M Khobir (55) selaku Kepsek SDN Sanenrejo 02 tega aniaya tiga muridnya sekaligus di ruang lingkup sekolah.

Baca Juga: Ini Dia Tiga Besar Pesantren Award 2025 Kemenag untuk Empat Kategori Penghargaa, Banyak Cerita Inspiratif, Bukan Seremonial

Bukan main, aksi tindak kekerasannya itu menyebabkan para korban berakhir babak belur lantaran menerima sekujur luka di tubuh.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Harian Pagi Radar Jember.

Dalam unggahannya, ketiga murid SDN Sanenrejo 02 itu dikonfirmasi telah menjadi korban kekerasan kepseknya sendiri.

Baca Juga: Negeri Maupun Swasta, Wamendikdasmen Sebut Semua Sekolah Dapat Layar Pintar, Guru Terbaik Bakal Dipilih untuk Siaran Digital

“Tiga siswa SDN di Tempurejo dianiaya kepsek hingga luka-luka,” jelas di-caption postingan akun.

Diketahui, penyebab Khobir bertindak demikian lantaran para korban disinyalir tidak bisa diatur saat jam pelajaran dimulai.

Sehingga, suasana kelas yang terdiri dari sejumlah murid SDN Sanenrejo 02 berakhir kurang kondusif.

Baca Juga: Ingin Kuliah Lancar tapi Tetap Bisa Cari Penghasilan? Ini Strategi Jitu agar Tidak Kewalahan

Atas dasar itulah, pelaku sontak mengambil langkah tegas untuk menenangkan kondisi ruangan kelas tersebut.

Namun, tindakan yang diambil Kepsek SDN Sanenrejo 02 itu justru bukan dengan cara yang baik-baik.

Melainkan, dirinya menentramkam suasana kondisi ruangan kelas dengan tindakan yang tidak manusiawi.

Baca Juga: PSMS vs Sumsel United : Laga Sarat Makna Seorang Nil Maizar dan Tujuh Eks Pemain Ayam Kinantan

“Disebutkan, saat itu, kondisi kelas tidak kondusif. Anak-anak yang ramai tidak bisa diatur oleh guru tersebut,” lanjutnya.

“MN ditendang. Begitu juga dengan AD. Sementara FU ditampar dengan keras. Tindakan itu membuat ketiganya mengalami luka-luka dan trauma,” lanjutnya.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran

Demikianlah kasus penganiayaan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sanenrejo 02 di Jember yang aniaya muridnya sendiri. ***