POJOKSATU.ID - Nasib miris dialami oleh ratusan siswa yang bersekolah di Yayasan Pendidikan Kusuma Cileungsi, Kecamatan Cileungsi.
Bagaimana tidak, bertepatan dengan momen Hari Guru ini, para siswa justru harus terlantar tak bisa masuk ke sekolahnya, lantaran gedung sekolahnya disegel.
Diketahui, yayasan yang didalamnya terdapat beberapa sekolah mulai dari SMP, SMA dan SMK tersebut, disegel oleh pihak PT Mentari Bersahabat Indonesia.
Dimana, pihaknya mengklaim jika tanah yang ditempati oleh Yayasan Pendidikan Kusuma Cileungsi tersebut adalah miliknya, berdasarkan SHGB 4751.
Tindakan ini sendiri, dilakukan oleh PT Mentari Bersahabat Indonesia, karena pihak yayasan dinilai tidak menunjukkan niat baik untuk menyelamatkan masalah lahan tersebut.
Akibat hal ini, seluruh pelajar harus menjalani proses belajar-mengajar secara daring, lantaran tidak dapat masuk ke area sekolahan.
Kepala SMP Widya Kusuma, Joni Sumardi juga mengatakan jika penyegelan sekolah ini, disebabkan karena adanya sengketa lahan, antara pihak perusahaan dengan perusahaan lainnya.
Oleh karena itu, ia berharap bahwa permasalahan sengketa ini bisa segera diatasi dengan cara apapun secepatnya.
Baca Juga: Masuk Kerja Saat Pilkada, Kemenaker Tetapkan Upah Lembur, Begini Hitungannya
Tujuannya, agar tidak lagi mengganggu proses belajar-mengajar, dan sekolah dapat berjalan seperti biasanya.
Sementara perwakilan PT Mentari Bersahabat Indonesia, Baginda mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah memberikan ultimatum, agar lahan tersebut segera dikosongkan dan mencari solusi terhadap permasalahan ini.
Akan tetapi, pihak yayasan justru tidak memiliki perwakilan yang dapat mengambil keputusan, sehingga tindakan ini terpaksa harus dilakukan.
"Jadi kami lakukan tindakan tegas untuk mengamankan aset kami," pungkasnya.***



