POJOKSATU.id, CIANJUR – Suasana mencekam terjadi di sekitar Gedung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/8).

Aksi massa yang sebelumnya memanas di depan Gedung DPRD Kota Bandung merembet hingga ke kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Cianjur.

Beberapa demonstran yang mencoba menyelamatkan diri dan berlindung ke area gedung tersebut justru mendapat serangan tambahan.

Baca Juga: Tragis, Ratusan Massa Jarah Rumah Ahmad Sahroni di Jakarta Utara, Mobil Mewah Dihancurkan

Polisi melemparkan gas air mata ke arah bangunan dan kerumunan yang berada di dalamnya.

Tak hanya itu, posisi bangunan yang tepat berada di sebelah DPRD Kabupaten Cianjur ini pun mendapatkan lemparan batu dari arah samping oleh Satpol-PP mengenai bagian depan gedung, memicu kericuhan baru.

Sejumlah saksi mata menyebutkan, demonstran yang berada di dalam gedung sebenarnya tengah berupaya mengamankan diri dari bentrokan di luar.

Baca Juga: Rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jakarta Utara Dijarah Massa, Keberadaannya Belum Diketahui

Namun, situasi semakin ricuh setelah aparat menembakkan gas air mata berkali-kali hingga membuat suasana kacau.

“Orang-orang sudah masuk ke dalam karena takut, tapi malah dilempar gas air mata. Batu juga banyak yang kena ke pintu dan jendela gedung,” ujar Andi, salah seorang warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengurus DPC PDI-P Cianjur terkait insiden tersebut.

Aksi massa ini terkait solidaritas dengan pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) yang tewas dilindas barakuda Brimob pada Kamis malam di Jakarta.***