POJOKSATU.ID - Sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) ini melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki pengangkut minyak mentah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan maut ini telah merenggut sedikitnya 16 nyawa yang tewas di lokasi kejadian.

Kejadian bermula saat Bus ALS melaju kencang dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan membawa belasan penumpang.

Baca Juga: Innalillahi! Video Viral Kecelakaan Maut Bus ALS vs Mobil Tangki, Korban Jiwa Terlihat Terpanggang Dalam Bus!!

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi bus diduga mencoba menghindari lubang besar di jalan yang rusak parah.

Naasnya, saat banting setir, bus tersebut justru masuk ke jalur berlawanan di mana sebuah mobil tangki BBM yang berisi dua orang tengah melintas.

Tabrakan "adu banteng" pun tidak terhindarkan hingga memicu ledakan hebat yang menghanguskan kedua kendaraan tersebut.

Kobaran api yang membumbung tinggi membuat proses penyelamatan menjadi sangat sulit dan mencekam bagi warga sekitar.

Baca Juga: Mengerikan! Detik-detik Bus ALS Hantam Truk Tangki Hingga Terbakar Hebat, Belasan Nyawa Melayang!

Dari total korban tewas, sebagian besar merupakan penumpang bus yang terjebak di dalam kobaran api yang sangat panas.

Kecelakaan ini pun memicu perdebatan panas mengenai tanggung jawab penyelenggara jalan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Merujuk pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah sebenarnya dapat dipidana jika membiarkan jalan rusak hingga mengakibatkan kecelakaan.

Penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki kerusakan yang berpotensi membahayakan nyawa masyarakat demi mencegah tragedi serupa terulang.

Hingga saat ini, suasana duka masih menyelimuti keluarga para korban yang kehilangan orang tercinta dalam sekejap mata.

Pihak kepolisian masih terus melakukan olah TKP untuk memastikan kronologi pasti dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera bertindak tegas memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan tersebut agar tidak ada lagi nyawa yang melayang.

Tragedi di Musi Rawas Utara ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua akan pentingnya keselamatan berkendara dan kelaikan fasilitas publik.***