POJOKSATU.ID- Kasus meninggalnya Gamma Rizkynata Oktafandy seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang yang diduga ditembak polisi masih menjadi misteri
Diketahui, selama ini Gamma Rizkynata Oktafandy hidup bersama nenek dan ayahnya, ia diurus dengan kasih sayang bersama sang nenek.
Namun, cita-cita membesarkan sang cucu kini terkubur seiring dengan terkuburnya jasad sang cucu.
Sementara itu, pihak sekolah belum mendapatkan penjelasan secara rinci terkait meninggalnya Gamma Rizkynata Oktafandy tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 4 Semarang Agus Riswantini mengakui siswa yang meninggal tersebut anak didiknya.
Namun ia belum mengetahui secara persis kejadian yang menyebabkan Gamma Rizkynata Oktafandy meninggal.
Baca Juga: Doktor TK
Ia mengetahui meninggalnya korban dari media sosial.
"Tahunya ya dari media sosial yang berseliweran, terus pihak sekolah konfirmasi ke rumah duka. Tapi sudah ketinggalan, sudah dibawa ke Sragen. Terus bertemu dengan kerabatnya di rumah duka," ungkapnya.
Pihak sekolah telah mendatangi rumah duka melakukan takziah pada Minggu (24/11/2024) usai maghrib.
Suasana keluarga dan orangtua masih berduka.
Begitu juga jenasah juga telah dibawa ke Kabupaten Sragen untuk dimakamkan.
"Kalau di Kembangarum kan tinggal sama bapak, sama neneknya. Kalau ibunya sudah tidak ada. Sehingga nanti kalau suasana duka sudah selesai pemakaman, kita akan berkomunikasi dengan orangtua," jelasnya.
Baca Juga: Siswa SMK di Semarang Anggota Paskibraka Ditembak Polisi: Alasan Tawuran?
Informasi yang beredar, ada yang menyebut lokasi penembakan di sekitaran Kelenteng Sam Poo Kong, namun ada juga yang menyebut di daerah Panjangan, Manyaran.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar SMK Negeri 4 Semarang meninggal dengan tragis.
Pelajar kelas XI jurusan Teknik Mesin 2 ini meninggal akibat luka tembak, yang diduga dilakukan oleh oknum polisi.
Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio membenarkan adanya kejadian tersebut.
Baca Juga: Guru Kesulitan Terima TPG? Ini Penyebab dan Solusinya Dengan INFOGTK
Namun pihaknya belum bersedia membeberkan dan menyampaikan bahwa ranah penanganan berada di Polrestabes Semarang.
"Betul, ada. Untuk kejadiannya ke Polrestabes," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang Senin (25/11/2024).
Informasi yang diperoleh, korban bernama Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO), 17, warga Kembangarum, Semarang Barat.
Korban sempat dirawat beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang. Namun, nyawanya tidak terselamatkan pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 01.58 WIB.
Baca Juga: 5 Manfaat Menyehatkan Teh Hijau, Cocok untuk Diet hingga Bantu Jaga Kesehatan Jantung
viral di media sosial.
Narasi di sebuah akun tertulis korban meninggal dunia pada Minggu, 24 November 2024 pukul 01.58 WIB.
Adapun kronologi yang didapatkan dari keluarga, korban terkena tembakan oknum polisi.
Korban sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang, namun takdir berkata lain, nyawa orban tak selamat oleh peluru yang menembus pinggulnya.
Baca Juga: H-1 PILKADA! Pastikan Cek Lokasi TPS dan Apa Yang Harus Disiapkan!
Pemakaman korban dilakukan Minggu sore di Sragen.
Berdasarkan penelusuran di rumah korban, hanya terdapat tiga sampai empat orang.Di depan rumah juga terdapat tulisan berita lelayu.
Sedangkan jenasah dimakamkan di wilayah Kabupaten Sragen.Salah satu kerabat korban, Umi, membenarkan informasi tersebut.
Perempuan ini menyebut, korban meninggal dengan luka tembak.Jenazahnya diambil keluarga di RSUP dr Kariadi dan dibawa ke rumah duka pada Minggu (24/11/2024) siang.
"Betul (karena luka tembak). Ini masih berduka, dari keluarga juga belum tahu pastinya seperti apa," katanya. ***



