POJOKSATU.ID - Kabar baik datang untuk para pecinta gim di Kota Bandung! Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) siap menggelar Bandung Gaming Day pada Januari 2025.
Acara ini menjadi langkah awal pengembangan industri gim lokal dan sekaligus menandai keseriusan Kota Bandung mendukung ekosistem e-sport serta karya kreator gim Tanah Air.
Dalam ajang ini, dua gim unggulan hasil karya anak bangsa, yaitu Lokapala dan Battle of Guardians, akan menjadi sorotan utama dalam kompetisi e-sport yang dijanjikan penuh gebyar.
Selain kompetisi, Bandung Gaming Day juga menghadirkan pameran gim lokal, memberi ruang bagi para pengembang Bandung untuk memamerkan inovasi mereka kepada masyarakat luas.
Acara ini digelar sebagai respons atas arahan Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, menyatakan Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan gim lokal sejalan dengan visinya sebagai kota kreatif dan inovatif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Bandung serius mendukung industri gim lokal. Kick-off ini menjadi awal dari gerakan besar untuk mengembangkan talenta muda, membangun industri gim, dan memberikan dampak positif pada ekonomi lokal,” ujar Koswara dalam konferensi pers di Kantor Dispora, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa, 10 Desember 2024.
Pemkot Bandung menggandeng sejumlah pihak untuk menyukseskan acara ini, termasuk Esport Indonesia (ESI) Kota Bandung, Diskominfo, Disbudpar, asosiasi mall, serta berbagai stakeholder lainnya.
Baca Juga: SAH! 8 Provinsi Ini Sudah Ditetapkan Besaran UMP 2025
Lokasi acara rencananya akan diselenggarakan di salah satu pusat perbelanjaan strategis di Kota Bandung untuk menjangkau lebih banyak pengunjung dan memberi pengalaman yang menarik.
Tiga Tujuan Utama
Eddy Marwoto, Kepala Dispora Kota Bandung, menjelaskan bahwa Bandung Gaming Day memiliki tiga tujuan utama:
1. Meningkatkan minat pembuatan gim lokal, dengan melibatkan talenta muda kreatif di Bandung.
2. Menemukan dan mendata atlet e-sport berbakat yang berpotensi menjadi kebanggaan Kota Bandung.
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya industri gim lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
“Kami optimistis acara ini menjadi momentum besar bagi Bandung dalam langkah konkret mendukung industri gim lokal. Ke depan, diharapkan ini dapat menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu,” tutur Eddy.
Bandung Gaming Day pada Januari 2025 diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi para gamers sekaligus awal kebangkitan industri gim lokal di Kota Bandung. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkompetisi, memamerkan karya, dan menjadi bagian dari tonggak sejarah baru dalam dunia gim Indonesia.***



