POJOKSULSEL, MAKASSAR - Forum Umat Islam Bersatu Sulawesi Selatan (FUIB Sulsel), melayangkan protes menyikapi aksi pembakaran Alquran yang dilakukan politikus Swedia Rasmus Paludan.

Massa FUIB Sulsel berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulsel pada Jumat, 27 Januari 2022.

Massa FUIB Sulsel menuntut Rasmus Paludan dihukum mati akibat perbuatannya yang melukai umat Islam di seluruh dunia.

Unjuk rasa FUIB Sulsel dilakukan secara tertib. Massa unjuk rasa secara bergantian menyampaikan aspirasi. Mereka mendesak pemerintah segera mengambil sikap tegas atas peristiwa pembakaran Alquran.

"Kita meminta pengadilan internasional untuk memberikan hukuman yang sekeras-kerasnya atau hukuman mati," kata Ketua FUIB Sulsel, Ustaz Muchtar Daeng Lau.

Baca juga

Basli Ali Buka Musda X GOW Kepulauan Selayar

Dinkes Sulsel Pastikan Stok Vaksin Booster Kedua Cukup

Pada kesempatan yang sama, Muchtar Daeng Lau akan melakukan tindakan serupa jika aspirasi FUIB Sulsel tidak direspons oleh pemerintah.

Ia mengatakan, unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulsel dengan tujuan aspirasi FUIB Sulsel diteruskan ke Pemerintah Pusat dan pengadilan internasional.

(fadli/pojoksulsel)