POJOKSATU.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid baru saja melantik dua staf khusus baru.

Dua staf khusus baru itu adalah Raline Shah dan Rudi Sutanto.

Terkait dua sosok tersebut, ada perbedaan komentar dari public.

Raline Shah dinilai merupakan sosok yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut.

Karena selama ini Raline Shah dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan tidak pernah terlibat kontroversi.

Baca Juga: Akui Masih Perlu Banyak Belajar, Ini Alasan Raline Shah Terima Tawaran Jadi Staf Khusus Menteri Komdigi

Publik pun mengapresiasi keputusan Menteri Komdigi yang melantik Raline Shah sebagai staf khusus.

Namun di sisi lain reaksi berbeda diberikan public kepada Rudi Sutanto.

Rudi Sutanto dituding sebagai pemilik akun X Rudi Valinka @kurawa.

Akun tersebut selama ini dikenal sebagai buzzer pemerintah saat terutama di era kepemimpinan Presiden Jokowi.

Tak heran jika public banyak yang mengkritik diangkatnya Rudi Sutanto sebagai staf khusus Komdigi.

Salah satu kritik keras muncul dari actor Fedi Nuril.

Baca Juga: Intip Gaji yang Diterima Raline Shah sebagai Khusus Kementeri Komdigi

Fedi Nuril meyakini bahwa Rudi Sutanto ini adalah sosok yang pernah terlibat perdebatan sengit dengannya terkait dengan perbedaan pilihan politik.

Ia pun sampai menunjukkan bukti perdebatan tersebut melalui unggahan di akun X nya.

Dalam unggahan tersebut terlihat cuitan dari Rudi Valinka.

Rudi Valinka menulis cuitan dengan kata-kata yang kasar.

"Bohir gue kan emak lo, masak lupa?" tulis akun Rudi Valinka.

Fedi Nuril pun meminta Menteri Komdigi untuk menanyakan Rudi Sutanto apakah dia merupakan pengelola akun Rudi Valinka @kurawa yang menuliskan cuitan kasar membawa sosok ibu saat berdebat.

Baca Juga: Sediakan Agen dari 40 Website dan Terbukti TPPU, Polisi Kembali Tangkap Oknum Komdigi, 9 Buku Rekening Disita

"Tolong Anda tanyakan ke Rudi Sutanto selaku Staf Khusus Bidang Strategis Komunikasi, apakah beliau pernah bawa2 ibu/emak ketika sedang berdebat?" imbuhnya.

Tak sampai situ saja, Fedi Nuril juga mengomentari penulisan jabatan Rudi Sutanto yang dianggap tidak benar.

"Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi. Bukankah seharusnya 'Strategi Komunikasi' atau 'Komunikasi Strategis'?," tanya Fedi Nuril.

Sementara itu Meutya Hafid mengaku bahwa dirinya tidak tahu menagu apakah Rudi Sutanto merupakan buzzer di era Jokowi.

Baca Juga: Inilah Tony Tomang, Disebut sebagai TIM SUKSES PASLON di Pilpres 2024, Jadi PENGHUBUNG Bandar Judi dengan Pegawai KOMDIGI, Total Kekayaan Rp 19,52 M

Meutya Hafid menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah update di media social X.

Saat ini Meutya Hafid tidak ingin berspekulasi apakah Rudi Sutanto sosok buzzer.

***