POJOKSATU.id - Gelombang investasi besar kembali menghantam Indonesia.
Kali ini datang dari Jepang dengan nilai fantastis mencapai Rp380 triliun, menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama investasi global.
Presiden Prabowo Subianto disebut berhasil mengantongi komitmen besar tersebut dalam rangkaian kerja sama strategis antara Indonesia dan Jepang.
Baca Juga: Bahlil Buka-bukaan, Harga BBM Tunggu ‘Tanggal Mainnya’, Presiden Jadi Penentu
Nilai investasi ini bukan hanya angka besar, tetapi juga sinyal kuat kepercayaan dunia terhadap ekonomi nasional.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa masuknya investasi jumbo ini menunjukkan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan.
"Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua, di luar semakin mantap untuk berinvestasi di Indonesia," kata Teddy, dikutip Pojoksatu.id dari sekretariat Presiden 31/3/2026.
Menurutnya, investasi tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas antara kedua negara.
"Jadi investasi tadi itu adalah bagian dari seluruh perjanjian Indonesia-Jepang," ucap Teddy.
Tak berhenti di situ, pemerintah juga terus mendorong realisasi investasi melalui pertemuan lanjutan dengan pelaku usaha besar Jepang.
"Kemudian yang kedua, besok sorenya akan dipertemukan dengan sekitar 12 pengusaha terbesar Jepang oleh Pak Menteri Investasi dan Menteri ESDM dengan Bapak Presiden seperti yang dilakukan kemarin di Amerika,"ucap Teddy.
Teddy menegaskan, besarnya angka investasi ini menjadi momentum penting bagi Indonesia.
"Nah, kesimpulannya apa? Jadi intinya adalah Indonesia dengan investasi yang begitu besar di sini, tadi Pak Presiden datang, Rp380 triliun investasi datang," kata Teddy.
Masuknya investasi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan global.***




