POJOKSATU.id, JAKARTA- Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) masih menunggu hasil autopsi resmi polisi terkait penemuan jasad mahasiswa diduga Aditya Dharma Santoso.

Begitu juga teman-teman seangkatan Aditya di Fakultas Kehutanan ULM masih berharap hal yang terbaik bagi mahasiswa ULM yang mestinya masuk semester 7 ini.

Dekan Fakultas Kehutanan ULM, Prof Kissinger mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil keputusan dari kepolisian.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pemotongan Honor Hakim Agung, KPK Diminta Periksa Rekening Terlapor

Dan menurut informasi yang mereka dapat, kepolisian sedang melakukan autopsi terhadap jasad atau tengkorak yang ditemukan di Desa Sungai Ahas, Kecamatan Mantangai, Kapuas, Kalteng, Sabtu (12/10).

Mereka sendiri baru mendapat pemberitahuan dari polisi tentang jasad yang ditemukan pada Sabtu sore.

"Setelah itu kami kordinasi internal. Untuk pendugaan yang dimaksud, kami menunggu hasil keputusan dari pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian,” kata Dekan Fakultas Kehutanan.

“Yang menurut informasinya sedang melakukan autopsi terhadap jasad yang ditemukan," ucap Prof Kissinger lagi, Minggu (13/10/2024).

Baca Juga: Keputusan Nasdem Tak Masuk Kabinet Prabowo Diapresiasi, Janganlah yang Kalah Ikut Kekuasaan

Sementara itu, Chaca, salah satu teman Aditya di Fakultas Kehutanan ULM Angkatan 2021, menjelaskan, mestinya Aditya sudah semester 7.

Chaca menceritakan Aditya adalah anak yang suka bergaul. Aditya juga aktiv di di Internasional Forestry Student's Association (IFSA).

"Aditya orangnya baik dan friendly, suka bercanda juga, " kata Chaca.

"Kebetulan saya satu angkatan dengan Aditya. Dia menjadi anggota yang sama dalam salah satu organisasi di kampus, yakni di Internasional Forestry Student's Association (IFSA)," jelas Chaca lagi.

Dia dan rekan seangkatannya berharap Aditya cepat ditemukan.

"Terlepas itu benar kerangka yang bersangkutan, tapi semoga yang terbaik saja untuk Aditya," jelasnya. ***