POJOKSATU.ID- Politisi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah akhirnya mengungkapkan alasan dirinya mendukung mega proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Panajam, Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Alasannya utamanya, kata dia, karena hingga saat ini sudah ada ratusan triliun uang rakyat dikucurkan untuk membangun Ibukota Negara itu.

"Sekarang sudah puluhan bahkan mungkin menuju ratusan triliun dana APBN disalurkan. Itu harus didukung," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Senin (6/11/2023).

Baca Juga: Terungkap Caroline Angelica Sudah Siapkan Surprise untuk Best Friends, Diciptakan dari Hati

Mantan anggota DPR RI ini juga mengungkapkan dirinya menantang habis-habisan pada waktu awal-awal IKN dibangun, karena pada waktu itu uang rakyat digelontorkan untuk pembangunan IKN masih sedikit.

"Dulu waktu IKN saya tantang, belum ada 1 rupiah pun anggaran APBN yang dikucurkan," tuturnya.

Akan tetapi berbeda halnya sekarang, ia justru meminta semua pihak harus mendukung pembangunan IKN tersebut.

Baca Juga: Sudah 9 Orang Ditahan Kasus Penembakan di Bekasi, Termasuk Anak Buah John Kei dan Nus Kei

Sebab pembangunan IKN itu sudah menelan triliunan uang rakyat. Dan embangunan IKN itu, tidak akan bisa lagi dibatalkan.

"Intinya, uang negara adalah uang rakyat. Proyek negara tidak boleh mangkrak, karena yang rugi rakyat," tegasnya.

Karena itu, Fahri menantang para capres- cawapres yang berkeinginan hendak membatalkan IKN.

Apalagi anggaran IKN yang sudah dikucurkan itu bukanlah angka yang kecil, yang mudah dibatalkan begitu saja pebangunannya.

Baca Juga: Mbah Mijan Prediksi Sosok Pemenang Pilpres 2024, Posisi Capres Jadi Sorotan

"Nah, bagi calon presiden yang mau batalkan (IKN), tunjuk tangan!," tutur Fahri.

Seperti diketahui, ada 3 (tiga) kandidat pasang calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang akan  berkontestasi di Pilpres 2024 nanti.

Mereka masing-masing adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju atau KIM, Ganjar Pranowo- Mahfud MD, dan Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar.

Dari tiga Capres- Cawapres ini, pasangan Prabowo-Gibran sudah secara tegas akan melanjutkan legacy atau warisan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang salah satunya adalah mega proyek IKN Nusantara, bila terpilih nanti.

Baca Juga: Penting untuk Diketahui! Ini 5 Kekurangan AC Inverter Sebelum Kamu Membelinya

Selanjutnya, ada Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan pendukung utamanya adalah PDI Perjuangan, bakal memprioritaskan program hilirisasi industri di Indonesi, juga mega proyek IKN.

Hal tersebut termuat dalam dokumen visi misi pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD 2024-2029.

Akan tetapi berbeda dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tidak secara terang-terangan alias seakan mengabaikan pembangunan proyek Presiden Jokowi tersebut. ***