POJOKSATU.id, JAMBI—Dosen cantik Akper di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo Jambi ternyata aktif di media sosial Instagram dan Facebook.
Jumlah pengikut di Instagram miliknya mencapai 1800 orang dengan postingan yang juga lumayan banyak 571 kali.
Namun akun Insragram @erni_beee ini bersifat private dan tak bisa diakses oleh publik.
Sementara akun Facebook Erni juga terlihat aktif. Nama akunnya @Erni Yuniati. Namun dia terakhir mengunggah foto atau video di Facebook pada 5 Mei 2023 lalu.
Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Dosen Cantik Akper Bungo Erni Yuniati oleh Pacarnya Bripda Waldi Polres Bungo
Facebook ini juga aktif dengan jumlah pertemanan sebanyak 2.286 orang. Beberapa kegiatan semasa hidup juga diposting di akun ini.
Diketahui, seorang dosen cantik berusia 37 tahun bernama Erni Yuniati di Kabupaten Bungo, Jambi, tewas di tangan pacarnya sendiri yang juga anggota polisi, Bripda Waldi (22) anggota Polres Tebo.
Dosen Akademi Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo ini ditemukan tewas di kamar rumahnya pada Sabtu siang (1/11) sekitar jam 13.00 WIB.
Rumahnya berlokasi di Perumahan Al-Kausar, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.
Baca Juga: Sosok Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Ternyata Usianya Masih 34 Tahun, Status Lajang
Sosok Pelaku Bripda Waldi
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menguak pelaku adalah anggota Polri. Pelaku Bripda Waldi bertugas di Polres Tebo dan telah mengakui membunuh korban.
Bripda Waldi sempat mencoba menyembunyikan identitas dengan memakai wig.
Pelaku diketahui menggunakan wig saat beraksi untuk menyamarkan identitasnya, agar terlihat seperti pria berambut panjang.
Hal ini sesuai dengan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Dari CCTV dan keterangan warga, pelaku tampak gondrong karena mengenakan wig. Ini menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan,” jelas Kapolres Bungo.
Dugaan sementara motif pembunuhan karena masalah asmara, sebab korban dan pelaku sempat berpacaran namun berpisah.
Pelaku kemudian mengajak korban kembali menjalin hubungan asmara, namun ditolak oleh korban.
Kapolres Bungo menjelaskan pelaku ditangkap di Kabupaten Tebo oleh tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo pada Minggu (2/11) sekitar pukul 10.00 WIB.***




