POJOKSATU.id, JAKARTA— Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beserta Ibu Negara Turki Emine Erdogan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, 11-12 Februari 2025.
Sehubungan kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan bersama Ibu Negara Emine Erdoğan, Alumni Turki di Indonesia menyampaikan tujuh pernyataan :
Ketua Alumni Turki Indonesia, Dr Muhammad Syaroni Rofii, menyampaikan tujuh pernyataan Alumni Turki Indonesia, terkait kedatangan Erdogan ke Indonesia.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul: Jangan Lupa Ambil Kado Ulang Tahun dari Negara!
Berikut tujuh pernyataan dari Alumni Turki Indonesia terkait kedatangan Erdogan tersebut :
1. Alumni Turki Indonesia menyampaikan selamat datang kepada Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Ibu Negara Emine Erdoğan. Alumni Turki Indonesia melihat kehadiran pemimpin Turki menjadi medium untuk memperkuat hubungan dua negara.
2. Indonesia dan Turki telah terhubung sejak abad 16 dan berlanjut ke era modern. Selanjutnya, dalam era modern, hubungan dua negara terbangun sejak sejak tahun 1950, kini telah memasuki tahun ke 75, telah banyak peristiwa yang mewarnai perjalanan keduanya.
3. Alumni Turki melihat sejarah masa lalu sebagai pijakan penting dalam membangun kerjasama di masa kini dan masa depan.
Baca Juga: Kades Kohod Miliki Jeep Rubicon hingga Honda Civic Mirip Namanya, Kata Pengacara Masih Mencicil
4. Presiden Indonesia Prabowo Subianto memiliki kedekatan dan hubungan baik dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Kedua pemimpin negara memiliki visi yang sama dalam melihat dinamika geopolitik dunia yang dinamis dan memilih pendekatan advokasi untuk mewujudkan keadilan global.
5. Indonesia dan Turki merupakan dua negara Muslim dengan ekonomi terbesar di dunia ditandai dengan keanggotaan mereka pada kelompok elit ekonomi G-20.
Selain itu, Indonesia dan Turki banyak terlibat dalam memperkuat Organisasi Kerjasama Islam (OKI), sekaligus menjadi pionir lahirnya organisasi Developing Eight (D-8) yang memiliki fokus pada penguatan ekonomi negara-negara Muslim.
Baca Juga: Prabowo Tak Setuju Jokowi Dikuyu-kuyu Dijelek-jelekin, Kalau Politik Saya Belajar dari Pak Jokowi
6. Alumni Turki Indonesia mendorong peningkatan kerjasama dalam bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan pertahanan.
Indonesia dan Turki masing-masing memiliki pengalaman dalam membangun sektor-sektor dimaksud.
Dalam konteks industry pertahanan, Indonesia dan Turki telah berhasil mengembangkan kendaraan tempur lapis baja yang diberi nama tank Harimau dan Kaplan yang diproduksi oleh PT Pindad dan FNSS dari Turki.
7. Mendorong supaya pemerintah Indonesia-Turki memperkuat diplomasi publik yang menekankan pada penguatan people to people diplomacy mengingat adanya trend peningkatan kehadiran mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di Turki.
Dan semakin meningkatnya interaksi antara generasi muda Indonesia dan Turki melalui jalur kebudayaan dan pendidikan.
Disambut di Istana Bogor
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan beserta Ibu Negara Turkiye Emine Erdogan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 11-12 Februari 2025.
"Kunjungan kenegaraan ini merupakan langkah penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turkiye," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, dalam siaran pers, Selasa (11/02/2025).
Menurut Yusuf, penyambutan upacara kenegaraan oleh Prabowo kepada Erdogan akan dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor pada hari Rabu (12/2/2025) atau besok.
Setelah prosesi penyambutan, agenda dilanjutkan dengan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas berbagai aspek kerja sama antara kedua negara yang saling menguntungkan.***




