POJOKSATU.id - Usai membongkar transaksi janggal Rp 349 T, Menko Polhukam Mahfud MD menuai banyak dukungan publik.
Akan tetapi, tidak demikian di mata trio Komisi III DPR RI, Benny K Harman, Arteria Dahlan dan Arsul Sani.
Meski begitu, Mahfud MD diyakini akan terus mendapat perlindungan dari Allah dari orang-orang yang jahat.
Itu lantaran keberanian Mahfud MD jadi orang terdepan mengawal temuan transaksi mencurigakan 349 T tersebut.
Hal itu disampaikan inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid kepada pojoksatu.id, Selasa (28/3/2023).
"Insya Allah pak Mahfud terus dijaga oleh Allah SWT," kata Habib Syakur.
Benny Demokrat Curiga Mahfud MD Bongkar Transaksi Gelap Rp349 Triliun untuk Singkirkan Sri Mulyani
Ulama asal Malang, Jawa Timur ini, juga mengapresiasi kebarania Mahfud MD yang tidak pandang bulu dalam menyuarakan dugaan transaksi hitam triliunan rupiah tersebut.
Bahkan, hingga saat ini Mahfud MD masih lantang mengawal dugaan kasus skandal tersebut.
"Kalau tanpa independensi, integritas dan keberanian, tidak mungkin Mahfud MD mau mengawal skandal ini," ungkapnya.
Karena itu, Habib Syakur menyakini selurah rakyat Indonesia pasti mendukung langkah keberanian Mahfud MD dalam menuntaskan segala kasus dugaan korupsi di Indonesia.
"Saya kira seluruh rakyat Indonesia mendoakan yang terbaik untuk Prof Mahfud bisa menuntaskan persoalan ini demi kepentingan bangsa dan negara," tuturnya.
Berharap Tak Ewuh Pakewuh Soal Rp349 T, Benny K Harman Ragu Mahfud MD Sudah Lapor Presiden
Seperti diketahui, Mahfud MD merupakan orang pertama yang mengungkap adanya transaksi janggal senilai Rp349 Triliun di Kemenkeu.
Akan tetapi, saat dapat dukungan dari masyarakat, trio Komisi III Benny K Harman, Arteria Dahlan dan Arsul Sandi malah 'menyerang' Mahfud MD.
Bahkan, Benny K Harman yang politikus Partai Demokrat itu menantang Mahfud mundur dari jabatan Menko Polhukam karena dinilai sudah tidak amanah.
Karena itu, Komisi III sudah menjadwalkan memanggil dan mencecar Mahfud MD soal transaksi janggal 349 T tersebut, rencananya besok Rabu (29/3/2023).
Benny Demokrat Arteria Dahlan dan Arsul Sani tak Tahu Mahfud MD Itu Membawakan Kuasa Ilahi soal 349 T
Sejatinya, jadwal pemanggilan Mahfud oleh Komisi III itu dilakukan pada 22 Maret dan 25 Maret kemarin.
Nyatanya, mereka sendiri yang membatalkan dan menjadwalkan ulang penggilan guru besar hukum tata negara itu.
Mahfud MD dipanggil sebagai Menko Polhukam sekaligus Ketua Komite Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (PP TPPU). (Firdausi)




