POJOKSATU.id, PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, memastikan pembangunan enam stasiun Mass Rapid Transit (MRT) di jalur Cikarang–Balaraja yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Keenam stasiun tersebut akan berada di Kecamatan Bitung, Curug, Cikupa, hingga Balaraja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan proyek ini menjadi harapan besar masyarakat dalam menghadirkan transportasi modern dan efisien.

Baca Juga: Pernyataan HRD PT GSI Dihadapan Bupati Sukabumi 4 Bulan Lalu, Sebut Proses Rekrutmen Gratis, tapi Kini Diduga Ada Pungli

Jalur MRT Cikarang–Balaraja akan dikerjakan PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama pemerintah daerah dengan total 11 stasiun yang tersebar di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Dari enam stasiun di Kabupaten Tangerang, jarak lintasan diperkirakan mencapai 12 hingga lebih dari 20 kilometer.

Soma menjelaskan, keberadaan MRT diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengurai kemacetan parah di ruas Tol Jakarta–Merak.

Baca Juga: Kabar Gembira! PPPK Paruh Waktu Tetap Dapat THR, Gaji ke-13, dan Tunjangan Kinerja

Tidak hanya itu, pembangunan stasiun MRT juga diyakini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah berencana membuka kios UMKM di setiap stasiun agar kawasan tersebut menjadi pusat kebangkitan ekonomi lokal.

“Setiap stasiun nantinya akan menjadi pusat kebangkitan ekonomi dengan kios UMKM yang dibuka di kawasan tersebut,” kata Soma.

Baca Juga: Dapat Audit dari DPMD Jabar, Kades di Garut Diduga Beri Keterangan Palsu, Warga Murka Minta Periksa Keuangan Desa

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan pihaknya sudah mengundang PT MRT guna mempercepat realisasi jalur Cikarang–Balaraja.

Ia menegaskan proyek ini merupakan bagian dari RPJMN 2025–2029 sekaligus PSN yang perlu segera ditindaklanjuti.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Dengan terealisasinya MRT Cikarang–Balaraja, pemerintah optimistis transportasi massal ini tak hanya akan menjadi sarana mobilitas yang efisien, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Tangerang dan sekitarnya. ***