POJOKSATU.id, BANDUNG - Sekda Kota Bandung Ema Sumarna pastikan Pemkot Bandung akan membantu Pemprov Jabar menjaga dan memakmurkan Masjid Al Jabbar.

Di antaranya terkait penataan parkir dan lalu lintas berupa rekayasa akses keluar-masuk area masjid yang berlokasi di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung tersebut.

Itu dilakukan lantaran Masjid Al Jabbar kini sudah jadi salah satu destinasi wisata religi di Kota Bandung.

“Memang ke depannya perlu ada rambu perilaku yang mengatur kunjungan masyarakat,” ujar Ema usai, Selasa (10/1/2023).

Akan tetapi ia menegaskan bahwa Masjid Al Jabbar peruntukkannya adalah sebagai tempat ibadah.

BACA: Wujudkan Bandung Unggul, Ini Capaian Janji Wali Kota Bandung 2018-2023

Meski begitu, sah-sah saja masyarakat datang untuk melakukan wisata religi.

"Namun perlu diatur oleh rambu perilaku yang mengatur kebiasaan seperti membuang sampah. Jangan sampai kawasan masjid dijadikan tempat botram,” terangnya.

Terkait arus lalu lintas, Ema menyebut nantinya para pengguna kendaraan yang berkunjung harus memenuhi kantung parkir yang sudah disediakan yang dapat menampung sekitar 1.500 kendaraan roda empat.

"Jangan sampai ada parkir di tempat yang bukan seharusnya," tegas Ema.

Sementara terkait pedagang kaki lima (PKL), Ema menyebut hal ini perlu diakomodir agar tidak menimbulkan dampak, khususnya sampah.

BACA: Walikota Bandung Yana: Panitia Pemungutan Suara Kompeten, Pemilu Berkualitas

"Dari Pak Gubernur juga sudah ada rancangan bagi para PKL, sehingga mereka tidak berjualan di sembarang tempat," jelasnya.

Sedangkan pengaturan lalu lintas di akses keluar-masuk dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik.

Secara teknis, Dishub Kota Bandung sudah merumuskan rekayasa lalu lintas yang akan diuji coba pada Kamis dan Jumat, 12-13 Januari 2023 mendatang.

"Untuk keamanan di wilayah ini memerlukan personel sekitar 300 orang. Ini pun masih perlu banyak pengaturan," katanya.

Ema berpesan kepada para pengunjung Masjid Raya Al Jabbar agar senantiasa menjaga kebersihan area masjid.

BACA: Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi Minimalisir Kemacetan dan Kecelakaan

Sehingga kehadiran Masjid Al Jabbar tidak disertai dampak yang tidak diharapkan untuk lingkungan di Kota Bandung.

"Orang datang ke sini harus berbahagia, namun juga harus disertai kesadaran. Khususnya kesadaran menjaga lingkungan,” tuturnya. (Arief/Pojoksatu)