POJOKSATU.id, JAKARTA- Poligov kembali merilis hasil survei pencapresan Pemilu 2024 mendarang. Survei yang dilakukan kurun waktu 21-28 Juni 2023 lalu.
Poligov melakukan survei terhadap 1.250 responden laki-laki maupun perempuan, dengan rentang usia 17 tahun atau lebih melibatkan 37 koordinator lapangan terlatih.
Nama Prabowo Subianto masih melambung tinggi, mengalahkan Ganjar Pranowo.
Bahkan dalam simulasi 3 kandidat, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketum Partai Gerindra itu masih tetap unggul denga prolehan suara 32,96 persen. Ganjar kalah tipis hanya 32,40 persen dan Anies 16,64 persen.
Begitu simulasi dua kandidat Ganjar dan Prabowo. Ganjar hanya memperoleh suara 34,88 persen dan Prabowo 42,40 persen.
Sementara simulasi dua kandidat. Prabowo dan Anies. Prabowo tetap menang telak dengan perolehan suara 48,72 persen dan Anies hanya 23,6 persen.
"Yang menjadi catatan penting, meski Prabowo unggul dari Ganjar, tapi jaraknya mengecil. Dari 11,9% di bulan Mei, menjadi 7,5% di akhir Juni," kata Direktur Eksekutif Poligov Muhammad Tri Andika dalam keterangannya, Senin (3/7/2023).
Menurut Tri, meski Prabowo elektabilitasnya meningkat, namun tidak sebesar Ganjar. Karena itu Prabowo harus menjaga momentum agar tidak tersalip oleh Ganjar.
"Sementara Ganjar perlu menciptakan momen momen baru," ujarnya.
Sementara di sisi lain, turunnya elektabilitas Anies Baswedan di semua simulasi karena disebabkan masih kuatnya nuansa ketidkpastian pencalonan Anies akibat manuver PDIP yang berupaya menggoda Partai Demokrat dan PKS.
"Anies cenderung turun di semua simulasi. Ada sejumlah faktor, salah satunya disebabkan masih kuatnya nuansa ketidkpastian pencalonan Anies," ujarnya.



