POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kurang lebih 52 tahun, Mitsubishi Fuso di Indonesia hadir lewat distributor resmi yakni PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Dalam perjalanan panjang itu, Fuso menjadi teman setia bagi pelaku usaha di tanah air untuk tumbuh dan berkembang.
Beragam tantangan global maupun nasional selalu mampu dihadapi dengan hasil positif. Termasuk tren industri hijau yang membuat seluruh sektor, termasuk otomotif harus beradaptasi. Indonesia sendiri kini memasuki masa transisi dengan dimulainya implementasi standar emisi Euro 4 per 12 April 2022, sebelum memasuki era elektrifikasi.
Fuso merespons semua itu dengan meluncurkan 29 kendaraan berstandar Euro 4. Masing-masing yakni 15 varian Canter dan 14 varian Fighter X. Puluhan kendaraan anyar itu mendapatkan respons positif, yang semakin mengukuhkan posisi Fuso sebagai 'raja' pada pasar truk di Indonesia.
Jajaran produk terbaru itu membuat Fuso, kini tidak lagi sebatas dikenal sebagai truk yang tangguh di segala medan, tapi juga ramah lingkungan. Puluhan varian truk berstandar Euro 4 itu turut berkontribusi menekan emisi karbon atau emisi gas rumah kaca, yang pada akhirnya membuat lingkungan lebih terjaga.
President Director PT KTB, Nobukazu Tanaka, mengaku senang atas respons positif konsumen dengan kehadiran puluhan produk Euro 4 dari Fuso. Kurang lebih ada 6.000 unit yang langsung terjual hanya dalam waktu tiga bulan, selama acara Fuso Euro 4 Regional Launching dan GIIAS 2022. KTB Fuso pun berkomitmen terus menjadi andalan bisnis sejati bagi para pelaku usaha di tanah air.
“Saya senang mengetahui bahwa produk Euro 4 kami diterima dengan baik oleh konsumen. Setelah pengiriman unit, kami akan terus menunjang bisnis konsumen dengan dukungan penuh dari tim aftersales, melalui jaringan dealer terluas di seluruh Indonesia. Kami memastikan konsumen terlayani dengan baik," kata Nobukazu, dilansir dari laman resmi KTB Fuso.
Sekadar diketahui, puluhan truk Fuso terbaru mewarisi DNA 'Colt Diesel', produk kendaraan niaga terlaris di Indonesia. Colt Diesel dan Fighter pun kini berganti nama menjadi Canter dan Fighter X dengan warna kabin baru dan banyak penyempurnaan di sisi teknis.
Hadir dengan standar Euro 4, mesin 4V21 untuk Canter dan mesin 6M60 untuk Fighter X dilengkapi dengan teknologi Common Rail. Teknologi ini dapat menghasilkan tenaga mesin yang maksimal, dan torsi yang lebih tinggi di range RPM yang lebih panjang sehingga performanya lebih optimal.
Selain itu, teknologi Exhaust Gas Recirculation, Positive Crankcase Ventilation, dan Diesel Oxidation Catalyst Muffler mampu menurunkan kadar emisi NOx (Nitrogen Oxide) sehingga emisi gas buang kendaraan lebih ramah lingkungan.
Laris Manis
FOTO IST
Tidak butuh waktu lama bagi jajaran truk Fuso Euro 4 untuk dilirik pelaku usaha. Teknologi anyar yang lebih ramah lingkungan ditambah jaminan brand yang dikenal tangguh di segala medan membuat ragam varian produk Fuso Euro 4 menjadi pilihan utama bagi para pelaku usaha, mulai dari bidang logistik, pertambangan, ekspedisi, pertanian dan perkebunan.
Salah satu pelanggan Fuso di wilayah Jabodetabek, PT Agung Solusi Trans (Ageng Rent) misalnya yang langsung memesan 119 unit produk Fuso Euro 4 pada Oktober lalu. Dengan pengalaman 40 tahun menjalankan bisnis rental kendaraan, baik komersial maupun mobil penumpang, Agung Rent sangat berhati-hati dalam memilih mitra bisnis.
Untuk kendaraan niaga, Agung Rent menaruh kepercayaan besar terhadap ragam produk Fuso sebagai mitra untuk mendukung bisnisnya. Ratusan produk Fuso terbaru yang dipesannya meliputi Canter FE 71, FE 71 Long, FE 74 dan FE 74 Long akan disewakan kepada end user yang yang menjalankan bisnis di bidang logistik.
Manajer Operasional PT Agung Solusi Trans, Edi Cahyono, mengungkapkan pihaknya sudah lama menjadi pelanggan Fuso. Beragam produk produsen kendaraan niaga itu dinilainya berkualitas dan sudah teruji. Ditambah lagi layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang serta layanan bengkel 24 jam yang membuat pihaknya tidak mungkin berpindah ke brand lain, termasuk pada era Euro 4.
"Sudah lama kami mempercayakan kendaraan niaga kami kepada Mitsubishi Fuso. Setelah Euro-4 dimulai, kami masih mengandalkan unit Mitsubishi Fuso untuk disewakan kepada pelanggan kami. Mengingat pengalaman sebelumnya tentang kualitas produk, layanan purna jual yang sangat baik termasuk layanan bengkel 24 jam dan ketersediaan suku cadang, dan jaringan bengkel terluas, kami mempercayakan Mitsubishi Fuso terus menerus sebagai mitra bisnis kami," paparnya.
Di samping itu, Edi menyebut mayoritas permintaan dari end user Agung Rent untuk kendaraan niaga pun memang menginginkan Fuso. Mereka memilih Fuso dengan beberapa alasan, seperti mudah dioperasikan, lebih irit, perawatan mudah dan harga jual kembali yang tinggi.
Bukan hanya di Jabodetabek, para pelaku usaha di berbagai penjuru negeri pun mayoritas memilih Fuso sebagai kendaraan niaga pada era Euro 4. PT Putra Mandiangin Utama (PMU) yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Jambi misalnya yang telah memesan 300-unit Canter FE SHDX Euro-4.
Managing Director PT PMU, Muhammad Alyafei, menyampaikan pihaknya memilih Fuso dibandingkan brand lain karena kualitas produknya yang sangat teruji. Puluhan tahun menjadi andalan bisnis sejati bagi para pelaku usaha di tanah air menjadi jaminan produk Fuso adalah yang terbaik.
“Mitsubishi Fuso terkenal dengan produk yang kuat, andal, dan berkinerja tinggi. Hadir dengan reputasi yang baik, produk Fuso telah dijual dan dipercaya di seluruh dunia. Oleh karena itu, kami memilih Fuso sebagai kendaraan yang mendukung bisnis kami," ungkapnya.
Sedangkan di Sulsel, ada H Amran yang merupakan pengusaha di bidang angkutan tambang dan beras yang mempercayakan Fuso Euro 4 sebagai kendaraan bisnisnya. H Amran mengaku akan menambah armada truk Fuso miliknya untuk pengembangan bisnisnya di tiga provinsi lingkup Pulau Sulawesi.
Saat ini, truk Fuso milik H Amran diketahui baru sekitar 8 unit dan akan ditambah puluhan unit untuk produk Euro 4. Penambahan armada truk diharapkan menunjang usaha angkutan tambang dan beras H Amran yang tersebar di Malili (Sulsel), Morowali (Sulteng), dan Konawe Utara (Sultra).
"Rencananya ambil 20 unit karena melihat potensinya lebih bagus ke depan,” ungkapnya.
Konsisten Rajai Pasar Truk
FOTO IST
Lebih dari lima dekade di Indonesia, Fuso selalu mampu tampil sebagai raja atau market leader untuk pasar truk di tanah air. Setiap tahunnya, Fuso selalu memimpin market share alias pangsa pasar untuk kendaraan niaga di Indonesia. Kondisi itu pun diproyeksi terus berlanjut pada era Euro 4, melihat respons positif konsumen.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Fuso masih merajai pasar kendaraan niaga di Indonesia pada 2022. Penjualan Fuso, termasuk varian produk Euro 4 paling tinggi dibandingkan dengan brand lain, baik untuk wholesales maupun retail sales. Juga tercatat pertumbuhan positif penjualan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada kategori wholesales, Fuso tercatat sebagai kendaraan niaga paling laris sepanjang 2022. Terdata 37.586 unit yang terjual atau masih unggul dibandingkan dengan Isuzu (36.646 unit) dan Hino (30.853 unit). Sama halnya pada kategori retail sales, Fuso juga tercatat paling laku dengan capaian 38.397 unit. Disusul Isuzu (33.715 unit) dan Hino (29.880 unit).
Adapun laju pertumbuhan penjualan Fuso secara tahunan pun tercatat naik 2,9 persen, dari mulanya 36.518 unit pada 2021 menjadi 37.586 pada 2022 untuk kategori wholesales. Kenaikan lebih tinggi terdata pada penjualan kategori retail sales sebanyak 11,7 persen, dari mulanya 34.375 unit (2021) menjadi 38.397 unit (2022).
Sales and Marketing Director PT KTB, Duljatmono, mengaku bersyukur atas tetap dipercayanya Fuso oleh konsumen di Indonesia, termasuk dengan kehadiran ragam varian produk Euro 4. Guna mengenalkan lebih dalam produk-produk Fuso teranyar, pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan senantiasa menjalin komunikasi intensif dengan konsumen loyal.
"Setelah era Euro-4 dimulai, KTB melakukan sosialisasi secara intensif dan komunikasi yang interaktif dengan banyak konsumen loyal juga potensial dari Mitsubishi Fuso. Kami bersyukur melihat respons positif dari banyak konsumen, terutama di bisnis pertambangan. Ya, suatu kehormatan bagi kami bahwa Mitsubishi Fuso dapat mendukung para konsumen melalui produk-produk kami," jelasnya.
Kontribusi dan Keunggulan Fuso
FOTO IST
Selama lebih dari lima dekade di Indonesia, kehadiran KTB Fuso tidak sekadar urusan bisnis. Lebih dari itu, KTB Fuso telah memberikan begitu banyak kontribusi positif untuk negeri, baik bersifat umum maupun personal. Adapun peran serta KTB Fuso di tanah air, antara lain yakni:
1. Menggerakkan Ekonomi dan Pembangunan
Tampil sebagai raja pasar kendaraan niaga di Indonesia menunjukkan Fuso sebagai penyedia armada transportasi besar. Lalu lalang truk maupun bus Fuso telah berperan untuk membantu kehidupan masyarakat Indonesia dalam mendistribusikan seluruh kebutuhan sandang, pangan dan papan secara merata hingga pelosok negeri.
Kehadiran produk Fuso pada berbagai sektor, mulai dari logistik hingga pertambangan juga telah berperan dalam menggerakkan perekonomian, baik di level lokal maupun nasional. Muara dari itu semua adalah seluruh masyarakat Indonesia diharapkan dapat merasakan hasil pembangunan yang merata.
2. Memajukan Industri Otomotif
Fuso telah memberikan begitu banyak kontribusi untuk industri otomotif nasional. Peraih rekor MURI untuk truk dengan penjualan paling banyak pada 2017 ini senantiasa taat dan patuh pada regulasi pemerintah pada sektor otomotif, termasuk kebijakan penerapan standar emisi Euro 4 yang berlaku sejak April 2022.
Fuso menyadari penerapan standar emisi Euro 4 berdampak bukan hanya pada lingkungan, tapi industri otomotif, seperti potensi meningkatnya angka produksi kendaraan. Hal itu penting mengingat industri otomotif adalah salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, hasil penjualan hingga bangkitnya industri-industri terkait.
3. CSR untuk Membangun Negeri
KTB Fuso tumbuh dan berkembang bersama Indonesia sejak lama dan telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Olehnya itu, KTB Fuso peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia melalui beragam program Corporate Social Responsibility (CSR).
Khusus untuk bidang pendidikan, paling tidak ada dua program CSR yang menjadi andalan. Pertama, We Care We Share yakni program CSR yang ditujukan membantu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Indonesia. Salah satu metodenya adalah merenovasi bangunan sekolah yang membutuhkan dan melengkapi fasilitas yang belum tersedia agar terciptanya kegiatan belajar dan mengajar yang nyaman.
KTB Fuso juga mengajak para murid untuk melakukan kegiatan diluar sekolah seperti outbond, permainan edukatif dan sebagainya, dengan mengikut sertakan karyawan untuk berperan sebagai pendamping.
Kedua, Fuso Vocational Education Program adalah program CSR yang fokus dibuat untuk siswa SMK. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan otomotif para siswa. Program ini juga terdiri dari beberapa bagian, di antaranya yakni donasi kendaraan untuk bahan belajar dan mengajar , pelatihan otomotif bersertifikat bagi para guru dan murid, kompetisi keahlian otomotif para siswa serta menyelenggarakan 'Fuso Belajar dan Menginspirasi'.
Tidak ketinggalan, KTB Fuso juga senantiasa menyalurkan bantuan kemanusiaan pada daerah-daerah terdampak bencana. Terbaru, KTB yang tergabung dalam Grup Mitsubishi Krama Yudha memberikan donasi Rp575 juta untuk membantu para penyintas gempa bumi di wilayah Cianjur. Penyaluran bantuan dilakukan melalui PMI.
“Donasi ini merupakan wujud rasa kepedulian dan tanggung jawab dari kami, Mitsubishi Krama Yudha Group, atas gempa bumi yang menerpa wilayah Cianjur. Kami sangat mengapresiasi segala bentuk respons cepat dari berbagai pihak, termasuk PMI, dalam hal penyelamatan para korban di lokasi bencana. Semoga donasi yang kami salurkan ini dapat membantu upaya baik untuk menolong proses pemulihan pascabencana yang saat ini kita lakukan bersama," kata President Director PT KTB Nobukazu Tanaka.
Tidak hanya memberikan donasi, KTB Fuso juga mengirimkan satu unit KTB Humanity Truck yang dapat membantu distribusi air bersih bagi para korban yang terdampak bencana. Truk tersebut dapat dimanfaatkan oleh organisasi sosial yang ingin membantu proses pemulihan bencana yang saat ini tengah berlangsung melalui koordinasi dengan jaringan dealer resmi yang terdekat dengan lokasi bencana.
(fadli/pojoksulsel)



