POJOKSATU.id, JAKARTA--Mantan anggota Kompolnas Edi Hasibuan tidak yakin bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Edi Hasibuan, Presiden Prabowo masih membutuhkan peran Kapolri Jenderal Sigit dalam mewujudkan Program Asta Cita.

"Kapolri tentu akan diganti ketika Presiden Prabowo menilai sudah waktunya perlu ada regenerasi, tapi mungkin bukan sekarang," kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) ini melalui keterangan elektronik di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Baca Juga: Beredar Dugaan Perselingkuhan Irjen KM dan Kompol AP, Rismon Sianipar Ikut Membahas di You Tube

Menurut Edi Hasibuan, pergantian Kapolri merupakan kebijakan dan penilaian presiden yang tidak bisa dipaksakan siapa pun.

"Kita ajak semua pihak menghormati kebijakan Presiden Prabowo dan menyerahkan sepenuhnya kepada presiden," katanya.

Berita sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo belum mengirimkan Surpres pergantian Kapolri ke DPR RI.

"Berkenaan dengan Surpres pergantian Kapolri ke DPR bahwa itu tidak benar," kata Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: Sufmi Dasco Orang Dekat Prabowo Pastikan Belum Ada Surat Usulan Pergantian Kapolri dari Presiden

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga menegaskan hal sama. Orang dekat Prabowo ini mengatakan belum ada surat dari Presiden Prabowo mengenai pergantian Kapolri.

"Belum ada," ujar Ketua Harian Partai Gerindra ini.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyebut bahwa pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presien Prabowo.

“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” kata Kapolri saat ditanya soal desakan mundur, dikutip Sabtu 30 Agustus 2025.

Berita sebelumnya, pengamat politik dan militer Selamat Ginting menganilisis bahwa Presiden Prabowo akan segera mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Sosok Mertua Komjen Suyudi Ario Seto Ternyata Orang Penting, Mantan Kepala BNN Tahun 2001

Menurut analisa Selamat Ginting, Oktober nanti Kapolri Listyo Sigit Prabowo akan ikut kena reshuffle kabinet.

"Oktober sudah pasti (Kapolri Jenderal Listyo Sigit) kena reshuffle," kata Selamat Ginting dikutip dari video singkat yang diunggah Nusa Update, Jumat (12/9/2025).

Selamat Ginting menduga Kapolri Listyo Sigit tidak bisa lagi mengendalikan anak buahnya di lapangan sehingga terjadi kasus kerusuhan di sejumlah wilayah yang berakibat jatuhnya korban jiwa.

"Kalau bisa, tentu tidak sebesar kemarin," kata Ginting.

Bahkan, kata Ginting, merebak di jalan-jalan utama kota besar tulisan ACAB (All Cops Are Bastards) yang merujuk pada polisi.

"Harusnya jadi pelajaran bagi dia. Oh sekarang polisi jadi ancaman," kata Ginting lagi.***