POJOKSATU.id, SUMUT - Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), dalam menjaga budaya berbahasa dengan menggelar pemilihan Duta Bahasa, dengan melibatkan generasi muda.

Harapannya, duta yang terpilih memiliki kemahiran berbahasa, sikap dan prilaku yang dapat dijadikan teladan untuk mengembangkan bahasa Indonesia, serta membentuk karakter serta menumbuhkan rasa nasionalisme.

Hal ini dikatakan Kepala Balai Bahasa Sumut, Hidayat Widianto, ditambahkannya kegiatan Pemilihan Duta Bahasa Sumatera Utara merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Balai Bahasa Sumut setiap tahunnya.

BACA JUGA: Mengintip Peta Politik Pilpres di Sumut, Ini Kata Pengamat

"Duta Bahasa dibentuk dengan tujuan untuk mengajak generasi muda berkiprah di masyarakat dalam pembinaan dan pengembangan bahasa,” katanya sembari berkata pemilihan ini diikuti 245 peserta se Sumut.

20 Finalis yang lolos mengikuti tahapan kegiatan yang dilakukan selama 5 hari, sejak 5-9 Juni 2023. Kesemuanya mengikuti tahapan pembekalan kebahasaan, wawancara lanjutan, tes UKBI, bakat, dan wicara publik, serta krida kebahasaan dengan mengusung tema literasi, pelindungan bahasa daerah, dan penginternasionalan bahasa Indonesia.

"Selain itu, ada juga kelas-kelas daring tentang kemampuan menulis, literasi, BIPA, UKBI, penerjemahan, kamus dan istilah, bahasa dan hukum, revitalisasi bahasa daerah, informasi tentang Badan Bahasa/Balai Bahasa, dan Ikatan Duta Bahasa Sumatera Utara, serta tugas-tugas seperti pembuatan video iklan kebahasaan, penjenamaan nilai diri di media sosial melalui konten yang menarik menjadi bagian dari penilaian," imbuh Hidayat.

BACA JUGA: Satu-Satunya di Sumut, Puskesmas Teluk Karang Tebing Tinggi Terima Penghargaan Satiyasa dari Kemenkes RI

Usai melalui berbagai tahap, Jumat (9/6/2023) malam merupakan puncak penilaian akhir, yang menghadirkan 5 juri panel.

Hasilnya, dinobatkanlah pemenang Duta Bahasa Sumatera Utara 2023 sebagai berikut:

- Terbaik I: M. Denny Effendy Tambusay (Langkat) dan Windy Niskya Rahmi Harefa (Gunungsitoli)

- Terbaik II: Tupa Parulian Siburian (Medan) dan Elisabeth Grace Damanik (Medan)

- Terbaik III: Melkisedek Morsa Abadi Nababan (Tapanuli Utara) dan Gita Puspita Sari (Padangsidimpuan)

- Terbaik IV: Muhammad Alwi (Medan) dan Seilviani Pasaribu (Labuhanbatu Utara)

- Duta Bahasa Berbakat: Junaidi Anggi Syahputra (Tanjungbalai)

- Duta Bahasa Favorit: Zahra Salfizah Sinaga (Deliserdang). (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: PPDB Sumut Tahap II Ditutup, 29.165 Siswa Sukses Daftar SMA/SMK Wilayah 7-14