POJOKSATU.id – DPRD Kabupaten Sumedang menyepakati pentingnya percepatan pembangunan PLTA Jatigede sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia, menegaskan PLTA Jatigede bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga simbol dari komitmen kita bersama dalam mendorong energi berkelanjutan.
"DPRD Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk mendukung penyelesaian proyek ini, serta siap menjadi mitra strategis dalam memastikan seluruh proses, termasuk pembebasan lahan dapat berjalan dengan adil, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat," ungkapnya.
PLTA Jatigede diproyeksikan menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar di Jawa Barat dengan kapasitas mencapai 110 Mega Watt (MW).
Infrastruktur ini diproyeksikan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung sistem kelistrikan Jawa-Bali sekaligus mengurangi emisi karbon.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Achmad Ismail, mengatakan bahwa kerja sama ini adalah cerminan semangat baru di awal tahun 2025.
"Ini adalah bentuk sinergi yang konkret antara PLN dan pemerintah daerah untuk mewujudkan proyek strategis nasional yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam aspek ketenagalistrikan maupun lingkungan hidup," ujar Achmad.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Sumedang dalam proses pembebasan lahan untuk PLTA Jatigede," lanjutnya.
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, yang turut dihadiri oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala ATR/BPN Sumedang, Manager PLN Unit Pelayanan Pelanggan dan Pengaduan Sumedang, Camat Jatigede, Kepala Desa Kadujaya, Kepala Desa Cipeles, Kepala Desa Karedok dan sepakat untuk terus memonitor progres pembebasan lahan secara berkala.
Sinergi antara PLN UIP Jawa Bagian Tengah dan DPRD Kabupaten Sumedang menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah, BUMN dan masyarakat dalam mengatasi tantangan pembangunan di era transisi energi.
"Dengan semangat baru di tahun 2025, kami yakin PLTA Jatigede akan menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan kita bersama dalam mendukung transisi energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Achmad.***



