POJOKSATU.id - Maraknya judol belakangan harus dilawan oleh semua pihak, termasuk perbankan yang harus mendukung upaya pemerintah memberantas judol.
Apalagi, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pemberantasan judol sebagai salah satu prioritas nasional.
Sebab aktivitas ilegal ini bukan saja merusak moral dan kehidupan sosial masyarakat.
Tapi juga berpotensi menganggu stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
Baca Juga: Hasil Uji Lab Lemigas: Pertamax Terbukti Memenuhi Standar Dirjen Migas
Anggota DPD RI, Ahmad Nawardi, menyerukan peran aktif perbankan ikut perang melawan judol.
Menurutnya, perbankan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai keuangan yang menopang keberlangsungan judol.
"Karena itu, bank, terutama yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), sebagai bagian dari pemerintah, harus menunjukkan kontribusi nyata dalam upaya ini," tegasnya, dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi DPD RI.
Karena itu, perbankan harus menerapkan langkah-langkah konkret untuk mendukung pemberantasan judol.
Baca Juga: Guna Kepentingan Penyelidikan, Makam Gamma Rizkynata Oktafandy Bakal Dibongkar Forensik Polda Jateng
Salah satu langkah strategis yang harus dilakukan adalah memblokir seluruh rekening yang terbukti atau dicurigai terlibat dalam aktivitas haram tersebut.
Pemutusan aliran dana ini merupakan langkah strategis untuk melemahkan operasional pelaku judol.
Ketentuan ini sejalan dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan (POJK APU-PPT) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang mewajibkan bank menerapkan manajemen risiko teknologi informasi, termasuk pengendalian terhadap aktivitas mencurigakan.
Langkah ini juga didukung Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yang mengharuskan lembaga keuangan melaporkan setiap transaksi keuangan yang mencurigakan.
Selain itu, bank juga harus memperketat prosedur verifikasi nasabah, khususnya bagi calon nasabah baru, untuk mencegah pembukaan rekening yang berpotensi digunakan oleh bandar atau pelaku judol.
Implementasi teknologi analitik risiko serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam pelaksanaan kebijakan ini.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi, transparansi, dan keamanan dalam ekosistem keuangan.
Ketentuan ini memberikan dasar yang kuat bagi penerapan sistem deteksi dini terhadap aktivitas ilegal, termasuk judol.
Dengan mematuhi kebijakan tersebut, bank dapat membantu pemerintah secara langsung dalam memberantas sindikat judi online hingga ke akar-akarnya.
Ketua Komite IV DPD RI menegaskan pemberantasan judol adalah perjuangan bersama demi menciptakan masyarakat yang lebih aman, bersih, dan bermartabat.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Polri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya ini.
Bank, sebagai penjaga sistem keuangan, memiliki peran strategis dalam mendukung langkah pemerintah untuk menegakkan keadilan dan melindungi generasi bangsa.
Dia menekankan, tanpa peran aktif bank, perang melawan judi online hanya akan menyasar pelaku kecil di lapangan, sementara sindikat besar tetap berkembang.
"Ini seperti mengalahkan 'kroco-kroco' tanpa memberantas 'kanker' dan 'virus' yang merusak dari dalam," tegas dia.
Sebagai bagian dari pemerintah, HIMBARA diharapkan mengambil langkah lebih besar dalam mendukung pemberantasan judol.
Semua pihak, termasuk sektor perbankan, penegak hukum, dan kementerian terkait, harus bersatu dalam upaya ini.
Ia menekankan, pemberantasan judol bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak yang peduli pada keadilan dan kesejahteraan bangsa.
"Dengan sinergi dan komitmen bersama, perang melawan judol dapat dimenangkan," tandas dia.***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:




