POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus dosen Muhammad Nastain (30) tengah ramai diperbincangkan publik.

Seperti diketahui, dosen asal Semarang, Jawa Tengah ini telah dievakuasi pihak polisi usai ditemukan tewas mengenaskan di dalam kos.

Tidak heran, hal ini memicu publik menduga bahwa Muhammad Nastain merupakan korban pembunuhan.

Baca Juga: Sejarah Hari Transportasi Nasional, Kisah Perjalanan DAMRI hingga Bus Listrik

Sebab, dosen asal Semarang ini ditemukan dalam keadaan tergeletak dengan bersimbah darah di dalam kos kawasan Depok, Sleman, Yogyakarta.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarsemarang.jawapos.com pada Kamis (24/4/2025).

Dalam artikelnya, Kasatreskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian turut menanggapi kasus tersebut.

Baca Juga: Dokter Tifa Tanggapi Pelaporan Dirinya Soal Ijazah Jokowi, Baguslah Mau Saya Tagih Janjinya dan UGM

Riski menyebutkan bahwa dugaan terkait korban dibunuh masih belum dipastikan oleh para penyidik.

Dikarenakan, jasad dosen asal Semarang itu tengah diotopsi oleh dokter forensik di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Mengenai adanya dugaan pembunuhan atau tidak, itu nanti tunggu hasil forensik,” ucap Kasatreskrim Polresta Sleman.

Baca Juga: Sosok Muhammad Nastain, Dosen Asal Semarang yang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sleman

Riski juga menambahkan bahwa pihaknya juga tengah menelusuri penyebab Nastain tewas dari beberapa barang bukti.

Seperti diketahui, pihak kepolisian berhasil mengamankan beberapa barang usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ada beberapa barang yang kami ambil yang kami anggap itu berkaitan dengan penyebab kematian,” jelasnya.

Baca Juga: Di Tengah Kemelut Harga Gabah Anjlok, Prabowo Subianto Malah Berharap Petani Indonesia Harus Punya Rumah Bagus dan Mobil Mewah

Lebih lanjut, kasus ini terkuak usai pemilik kos-kosan menerima laporan warga terkait adanya bau tidak sedap pada Selasa (22/4/2025).

Di mana, bau tidak sedap itu diketahui berasal dari salah satu kamar kos, seperti halnya yang dilaporkan.

Mengetahui hal ini, pemilik kos bernama Dimas sontak mencari sumber bau yang telah meresahkan warga.

Baca Juga: Hamzah Sulaiman, Pemilik Butik dan Restoran House of Raminten, Tutup Usia

Tidak lama setelahnya, Dimas berhasil menemukan sumber bau tersebut yang berasal dari kamar Nastain.

Di mana, bau yang dicari-cari itu tidak lain berasal dari aroma jasad korban yang telah membusuk.

Alhasil, Dimas yang mengetahui hal tersebut sontak melaporkan penemuan jasad itu ke pihak berwenang. ***