POJOKSATU.id, JAKARTA – Jonathan Latumahina menyampaikan pesan dokter bahwa anaknya David Ozora butuh waktu 6 bulan hingga 1 tahun untuk bisa berkomunikasi normal dua arah.
Saat ini, David Latumahina yang masih berada di ICU RS Mayapada, Kuningan, Jakarta, kondisinya belum stabil. Komunikasi dengan David masih satu arah.
Selain itu, David Ozora tak bisa kembali bersekolah sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Untuk komunikasinya juga masih satu arah, kita masih harus menebak-nebak. Asesmen dokter menyampaikan butuh 6 bulan sampai 1 tahun,” kata Jonathan Latumahina di PN Jaksel, Senin (3/4/2023).
“Jadi memang benar, dia nggak akan bisa sekolah lagi, untuk sampai batas waktu yang belum kita tahu," jelasnya lagi.
Baca Juga :
Jonathan Latumahina Ungkap Kondisi Sebenarnya David Ozora, Bernapas Pakai Selang, Makan Lewat Hidung
Menurut Jonathan, kondisi anaknya yang bernama lengkap Cristalino David Ozora ini masih belum stabil.
Jonathan mengatakan bahwa David saat ini sedang menjalani terapi di RS Mayapada. Tak hanya itu, David juga sempat mengalami demam pada Jumat lalu.
"Kemudian, juga terapi-terapi yang dilakukan saat ini sangat ketat sehingga David masih tetep di ICU. Karena kemarin Jumat dia sempat panas sampai 38,4 derajat celsius," ujarnya.
Baca Juga :
Hakim Sri Wahyuni Tolak Eksepsi Agnes Pacar Mario Dandy, Didakwa 3 Pasal Berlapis Maksimal 12 Tahun
Jonathan menambahkan ia kecewa atas penganiayaan yang dilakukan terhadap putranya tersebut. Sebab, ia mendapati kondisi sang anak yang tak seperti dulu lagi.
"Kondisi terakhir, sampai saat ini sudah mengalami banyak terapi, sudah mengalami kemajuan, tetapi yang kuantitatif,” katanya.
“Artinya, dia bisa BAB, dia bisa pipis, secara otomatis seperti kita kalau kebelet. Dia bisa menelan, minum, dan lain-lain Tapi kesadaran kualitatifnya belum," katanya lagi.
Dokter yang merawat David menyebut jika kondisi David sulit untuk kembali seperti semula.
"Jadi, sekarang kalau saya sering posting di medsos itu menunjukkan hal-hal yang dia respons di awal. Dia senyum, menangis, itu adalah harapan-harapan kesadaran kualitatifnya pulih,” ujarnya.
“Walaupun kita tetap agak kecewa dengan tindakan ini karena dokter menyatakan bahwa ini tidak akan mampu kembali seperti semula," ujar Jonathan Latumahina mengabarkan kondisi putranya David Ozora. (fandi/pojoksatu)




