POJOKSATU.id - Cuaca belakangan ini terasa tidak menentu. Kadang panas menyengat, lalu tiba-tiba hujan turun deras pada siang atau sore hari.

Di sejumlah daerah, curah hujan tinggi bahkan memicu banjir dan longsor yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda.

Sebagai umat Muslim, musim hujan menjadi momentum untuk memperbanyak doa.

Hujan sejatinya adalah rahmat dan nikmat dari Allah SWT. Namun, kita juga dianjurkan memohon agar hujan yang turun membawa manfaat, bukan musibah.

Berikut beberapa doa yang bisa dibaca saat hujan turun.

Baca Juga: SBY Ungkap Realita Perang, Sebut Tentara Punya Hati, Mereka Tidak Mau Mati Sia-sia di Medan Perang

1. Doa Agar Hujan Menambah Berkah
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا

Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi‘â.

Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

Hujan patut disyukuri sebagai bagian dari nikmat Allah SWT.

Dengan doa ini, kita berharap hujan membawa keberkahan bagi para petani, menyuburkan sawah dan ladang, membersihkan debu jalanan, serta menghadirkan rezeki bagi seluruh makhluk.

2. Doa Memohon Hujan yang Menyuburkan dan Tidak Membahayakan
اللهمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا مَرِيْعًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ أٰجِلٍ

Allahummasqinaa ghaitsaan mughiitsaam marii-an marii’an naafi’aan ghaira dhaarrin ‘aajilaan ghaira aajilin.

Baca Juga: Tak Hanya Makan Gratis, Kepala BGN Ingin Penerima dan Relawan MBG Terlindungi BPJS Kesehatan

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud agar hujan yang turun benar-benar menjadi sumber kehidupan, bukan sumber malapetaka.

3. Doa Saat Hujan Deras Agar Tidak Terjadi Banjir
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudharatkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan dikisahkan dibaca Rasulullah SAW saat hujan deras berlangsung berhari-hari hingga merusak fasilitas dan harta masyarakat.

Baca Juga: Pendaftaran PKGSD MBI Dibuka, Tingkatkan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris

4. Doa Ketika Melihat Awan Mendung
اللهُمَّ سَيْبَ رَحْمَةٍ وَلَا سَيْبَ عَذَابٍ

Allahumma saiba rahmatin wa lâ saiba ‘adzâbin.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat dan jangan berikan azab.”

Rasulullah SAW ketika melihat awan mendung memohon agar hujan yang datang menjadi rahmat, bukan azab atau bencana.

Musim hujan memang membawa tantangan tersendiri. Namun dengan doa dan ikhtiar, kita berharap setiap tetes air yang turun menjadi kebaikan bagi alam dan seluruh makhluk yang hidup di dalamnya.

Hujan bisa menjadi rahmat, bisa pula menjadi ujian. Di tengah cuaca yang tak menentu, semoga lisan kita tak lelah berdoa dan hati kita tetap yakin bahwa setiap takdir Allah SWT selalu menyimpan hikmah.

Semoga hujan yang turun senantiasa membawa berkah, bukan bencana.***