POJOKSATU.id, JAKARTA—Mantan Pangkostrad Jenderal (Hon) Djamari Chaniago resmi dilantik menjadi Menko Polkam baru pengganti Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.

Presiden juga melantik Erick Thohir sebagai Menpora baru menggantikan Dito Ario Tedjo. Pelantikan dua menteri ini dilaksanakan di Istana Negara, Rabu (17/9).

Selain Menko Polkam, Menpora, Presiden juga melantik Kepala Staf Presiden M Qodari. Sementara Jenderal (Hon) Dofiri diangkat sebagai Staf Ahli Presiden.

Baca Juga: Sosok Djamari Chaniago yang Disebut Menko Polkam Baru, Pangkostrad Pengganti Prabowo Era Genting 98

Pelantikan menteri ini disiarkan langsung You Tube Sekretariat Presiden, Rabu.

Usai mengambil sumpah jabatan, Presiden didampingi undangan lainnya memberikan ucapan selamat.

Terlihat hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani dan beberapa pejabat lainnya. Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak hadir di acara itu.

Baca Juga: Isu Menpora Baru Antara Taufik Hidayat, Puteri Komarudin, dan Raffi Ahmad, Siapa Paling Kaya?

Sosok Djamari Chaniago

Nama Djamari Chaniago mengemuka sebagai Menko Polkam baru pengganti Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan yang dicopot Prabowo beberapa waktu lalu.

Pada saat-saat kritis saat Presiden Soeharto turun dari kursi kepresidenan tahun 1998 lalu, Letjen Johny Lumintang dipercaya menjabat Pangkostrad, menggantikan Letjen TNI Prabowo Subianto.

Masa jabatan Johny sebagai Pangkostrad sangat singkat hanya 17 jam pada tanggal 22-23 Mei 1998.

Johny Lumintang lalu digantikan oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Djamari Chaniago yang diplot sebagai Pangkostrad baru sejak 23 Mei 1998 hingga 24 November 1999.

Djamari memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di kesatuan TNI. Dia pernah menjadi Pangdam III/Siliwangi 1997-1998 hingga terakhir sebagai Kepala Staf Umum TNI 2000-2004.

Djamari juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang pada 2015 hingga 2016. Dia pun saat ini terafiliasi dengan Partai Gerindra.

Djamari merupakan pria keturunan Minangkabau dari suku Chaniago.***