POJOKSATU.ID – Ibu kandung tiga balita yang terbakar di rumah kawasan Kendari, Sulawesi Selatan baru-bari ini buka suara.

Seperti diketahui, wanita bernama Siska Amelia (23) ini ramai disorot usai dituding sengaja tinggalkan anaknya.

Berdasarkan informasi dihimpun, dirinya pergi meninggalkan balitanya lantaran hendak mencari makan dengan sang kekasih.

Baca Juga: SPMB Blitar 2025 Resmi Dibuka, Kuota Terbatas Demi Pemerataan Mutu Pendidikan

Namun, publik justru mencecar dirinya lantaran diduga sebagai penyebab ketiga balitanya berakhir tewas terbakar.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Siska pada Jumat (9/5/2025).

Dalam unggahannya, Siska tampak menyesali dirinya yang pergi mencari makan untuk anak-anaknya.

Baca Juga: Gagalkan Peredaran 710 Ribu Batang Rokok Ilegal di Cirebon, Bea Cukai Jabar: Potensi Kerugian Rp529,8 juta

“Seandainya hujatan yg mama terima bisa kembalikan kalian nak, tidak adami teman mainnya mama seperti bgini nak,” cuitnya.

Seperti diketahui, pernyataan itu disampaikan Siska usai dirinya disebut sebagai dalang kematian anaknya.

Bukan main, dirinya juga dituduh sengaja meninggalkan anaknya hingga berakhir tewas mengenaskan usai terbakar.

Baca Juga: Hadapi Libur Panjang Waisak, KAI Daop 2 Bandung Operasikan KA Lodaya Tambahan

“Curiga ini disengaja, kaya in this economy nikahin janda anak 4 masih kecil2 tuh berat bngt,” cuit @yellowinOXz.

“Anak2 di Indonesia tuh banyak kasiannya ya, ada yang hidup dibawah garis kemiskinan, ada yang dapet orang tua toxic,” ketik @baddassauvignon.

“Jujur curiga dgn reaksi emaknya yg santai, apalagi manusia emang jahat-jahat. Benciiiiii,” cuitan akun @animaliaaa.

Baca Juga: UPDATE Insiden Intimidasi Wartawan TVRI di Kantor Gubernur, Plt Kadis Kominfo Sumut: Tidak Menghalangi Jurnalis Saat Meliput

Kasus ini juga turut ditanggapi langsung oleh Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Martoyo.

Yang mana, Martoyo menuturkan bahwa kebakaran itu terjadi setelah dirinya menerima laporan dari warga pada Selasa (6/5/2025) saat siang hari.

Mengetahui laporan tersebut, pihak Damkar Kendari sontak bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: SPMB Jakarta 2025: Tahapan, Jalur Pendaftaran, dan Tips Agar Sukses Diterima

“Saat itu juga kami langsung lakukan persiapan dan menurunkan tim pemadam, pada pukul 14.30 WITA,” jelasnya yang dikutip dari portal Antaranews.com.

“Sampai di TKP pukul 14.30 WITA, yang diberangkatkan dua armada kebakaran, satu unit Mobil Rescue (penyelamat) dan satu mobil ambulans,” tuturnya. ***