POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus dugaan eksploitasi eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) kian memanas.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Komisaris Taman Safari Indonesia Tony Sumampau turut menanggapi kasus tersebut.
Yang mana, Tony Sumampau menuturkan bahwa para eks pemain sirkus tersebut tidak tahu berterima kasih.
Seperti diketahui, para eks pemain sirkus OCI ini telah dirawat dan dibesarkan oleh pihak Taman Safari Indonesia.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews.com pada Jumat (18/4/2025).
Dalam artikelnya, korban terduga eksploitasi ini disebut Tony merupakan anak asuh yang diambil dari tempat prostitusi.
“Ingat saya dari Komnas HAM itu menyatakan, sudah ditampung saja sudah bagus itu sehingga sehat-sehat gitu,” jelasnya.
“Waktu itu kan, kalau kamu tidak ditampung mungkin kamu orang sudah nggak ada kali,” lanjutnya.
“Siapa yang mau kasih makan kamu orang dari bayi. Sampai kamu besar gini, kenapa tidak ucapkan terima kasih,” imbuhnya.
Tidak heran, Tony menyayangkan tuduhan yang disampaikan para eks pemain sirkus tersebut hingga beredar luas di kalangan publik.
Seperti diketahui, kasus ini mencuat usai eks pemain sirkus OCI memberikan pernyataan di Kantor Kementerian HAM pada Selasa (14/4/2025).
Yang mana, salah satu di antaranya bernama Butet, mengaku diperbudak hingga dipaksa tampil saat hamil.
“Kalau main saat show tidak bagus, saya dipukuli. Pernah dirantai pakai rantai gajah di kaki, bahkan untuk buang air saja saya kesulitan,” jelasnya.
“Saat hamil pun saya dipaksa tetap tampil. Setelah melahirkan, saya dipisahkan dari anak saya, saya tidak bisa menyusui,” lanjutnya.
“Saya juga pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal,” imbuh Butet.
Tidak hanya Butet, beberapa eks pemain sirkus lainnya juga ikut turut memberikan tanggapan serupa.
Hingga kini, kasus dugaan eksploitasi tersebut tengah didalami dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait. ***



