POJOKSATU.id - Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah kembali menggulirkan program diskon mudik Lebaran untuk berbagai moda transportasi.
Kebijakan ini disiapkan guna memudahkan masyarakat pulang kampung sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan program diskon transportasi kembali diberikan karena terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata pada periode sebelumnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari stimulus ekonomi yang akan diumumkan pemerintah menjelang Lebaran.
Mobilitas Tembus Ratusan Juta Orang
Airlangga mencatat mobilitas masyarakat pada periode Lebaran dan Idulfitri 2025 mencapai 154,62 juta orang.
Sementara pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), tercatat 110,43 juta orang melakukan perjalanan.
Baca Juga: Pendaftaran Calon ADK OJK Resmi Dibuka hingga 2 Maret, Ini Jadwal dan Tahapan Seleksinya
Dampaknya, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat saat musim liburan berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional.
Untuk Lebaran 2026, total anggaran stimulus diskon transportasi mencapai Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN.
"Untuk itu tahun ini, dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi," ujar Airlangga.
Baca Juga: Viral Kisah Fandi Ramadhan ABK Belawan Dituntut Hukuman Mati di Batam, Baru Bekerja 3 Hari di Kapal
Rincian Diskon Mudik Lebaran 2026
Pemerintah memberikan potongan harga untuk berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat hingga kapal laut.
1. Pesawat Terbang
Diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi diberikan sebesar 17–18 persen untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.
"Angkutan udara untuk periode 14 sampai dengan 29 Maret 2026 diberikan diskon tarif antara 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri dengan target 3,3 juta penumpang," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Baca Juga: PPPK Harap-Harap Cemas! Revisi UU ASN Bakal Tentukan Kontrak, Gaji, dan Kepastian Kerja
2. Kereta Api
Untuk moda kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
"Khusus untuk PT Kereta Api untuk perjalanan periode tanggal 14 sampai dengan 29 Maret 2026 diberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket," ujar Airlangga.
3. Angkutan Laut dan Penyeberangan
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan potongan tarif hingga 30 persen dari tarif dasar untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.
Baca Juga: Pengabdian Bertahun-Tahun, 630 Ribu Guru Diusulkan Jadi PPPK
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon 100 persen untuk jasa kepelabuhanan pada periode 12–31 Maret 2026.
Program ini menargetkan 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Stimulus ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperlancar arus mudik. ***
Untuk informasi lengkap seputar ramadan 2026 bisa kunjungi website ramadhan pojoksatu.id




