POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution ternyata mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 lalu memakai ijazah SMA.

Padahal dalam informasi yang dicantumkan dalam baliho pemkab dan surat menyurat Pemkab Madina, Atika Azmi Utammi menggunakan gelar dari luar negeri atau dari Australia yaitu B.App.Fin, M.Fin.

Dari informasi yang disampaikan di laman Wikipedia yang bisa diakses publik, Atika disebut menyelesaikan studinya di Universitas New South Wales, Australia, tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Siswi SMA Korban Tabrakan Mobil Dinas Kapolres Madina Dimakamkan, Petinggi Polres Ikut ke Pemakaman

Bahkan di laman Wikipedia ini dicantumkan bahwa Atika merupakan lulusan Sarjana dan Magister dari Universitas New South Wales, Australia.

Belum diketahui apa penyebab Atika Azmi Utammi hanya mencantumkan ijazah SMAN 1 Kotanopan saat mendaftar ke KPU Mandailing Natal tahun 2024 lalu.

Sementara itu, dari surat yang beredar di publik yang berasal dari KPU Madina yang ditujukan ke Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Madina, memang benar Atika Azmi hanya mencantumkan ijazah SMA saat mendaftar ke KPU.

“Adapun untuk pencantuman gelar akademik, ibu Atika Azmi Utammi tidak menyampaikan syarat untuk pencantuman gelar akademik sebagaimana diatur dalam Pasal 33 Peraturan KPU No 8 Tahun 2024 Jo BAB IV Keputusan KPU No 1229 Tahun 2024,” kata bunyi surat KPU itu.

Baca Juga: Bahas Soal Fufufafa dan Ijazah Palsu di Hadapan Anggota Polri, Rocky Gerung: Kemarahan di Situasi Sunyi Senyap Tanpa Ketidakberdayaan Publik

Menurut KPU, dalam setiap berkas atau dokumen alat peraga yang dikeluarkan KPU Madina tahun 2024 lalu, mereka tidak pernah mencantumkan gelar akademik dari Atika Azmi Utammi.

Sementara itu, Ketua KPU Mandailing Natal Muhammad Ikhsan membenarkan bahwa surat KPU yang ditujukan ke IYE Madina tertanggal 1 Oktober 2025 lalu, mereka yang mengeluarkan.

“Iya, surat itu dari KPU,” kata Ketua KPU Madina ini saat dihubungi, Selasa (7/10/2025).

Sementara itu, Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Madina, Farhan Donganta, menyindir Atika Azmi Utammi.

Menurutnya sebagai rasa cinta dan bangganya Atika Azmi ke Madina, walaupun mengenyam pendidikan di luar negeri, Atika tidak memakai ijazah luar negerinya.

"Ibu Wakil Bupati itu terlalu bangga sama Mandailing Natal. Bertahun-tahun dia sekolah di luar negeri, malah ijazahnya tak dilampirkan,” kata Farhan usai menerima surat hasil klarifikasi dari KPU Madina terkait ijazah Wakil Bupati Madina, Selasa (7/10/2025).

“Atau bisa jadi, ijazah Bu Wakil Bupati masih di Australia," jelasnya lagi.

Farhan juga menjelaskan, persoalan ijazah bukanlah hal sepele. Karena ijazah merupakan hal yang sangat krusial, khususnya bagi seorang pejabat publik.

"Persoalan ijazah ini bukan hal yang sepele. Jika Ibu Wakil Bupati saja malu dengan ijazah luar negerinya, maka para pejabat OPD pun baiknya tak usah menampilkan gelar Bu Wakil Bupati yang tamatan luar negeri itu," tegas Farhan.

Farhan pun mengajak seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk lebih terbuka dan tak perlu lagi berusaha untuk menjilat atau membanggakan Wakil Bupati Madina sebagai lulusan luar negeri atau Australia.***