POJOKSULSEL, PAREPARE - Dinas Perdagangan atau Disdag Parepare merelokasi pedagang pasar tradisional Wakke’e, di Kel. Lompoe, Kec. Bacukiki, Kota Parepare.

Kepala Disdag Parepare, Prasetyo Catur mengatakan, sebelum dilakukan relokasi pihaknya terlebih dahulu dilakasanakan pengundian.

"Jadi kami prioritaskan pedagang yang lama. Setelah itu pedagang yang berada dipinggir jalan dan para penduduk yang ingin berjualan untuk meningkatkan ekonomi, khususnya warga Bacukiki," kata Prasetyo.

Kepala Disdag Parepare Prasetyo Catur mengungkapkan ada sebanyak 166 lods yang diundi. Terdiri dari 58 untuk lods yang basah dari pedagang sayuran, ikan dan campuran. Sementara 108 lods lainnya untuk pedagang kosmetik, baju, cakar, sandal dan sebagainya.

"Alhamdulillah para pedagang cukup antusias. Saya sangat bersyukur juga, karena para pedagang yang berada dipinggir jalan kami arahkan untuk masuk. Los baru di pasar Wakke’e saat ini sudah terisi penuh," tuturnya.

Baca juga

Kerjasama Perseroda Sulsel -PT KAI Menghasilkan Pendapatan Rp3,3 Miliar

Siap Memenangkan ‘Gubernurku’, Pengusaha Bone Titip Pesan Menusuk

Gubernur Sulsel Urutan 3 Politikus Muda Tervokal Versi Indonesia Indicator

Wali Kota Parepare Taufan Pawe sebelumnya menyatakan bersyukur pasar yang sekian lama terbengkalai sebelum era kepemimpinannya tersebut kini telah berfungsi.

"Dengan berfungsinya dan bermanfaatnya Pasar Wekke’e ini, kami berharap ada ekonomi baru bagi para penduduk maupun pedagang di Kecamatan Bacukiki,” harap Taufan Pawe.

Pasar Wekke’e, tambah Taufan Pawe, merupakan satu-satunya pasar yang ada di Kecamatan Bacukiki.

(*/pojoksulsel)