POJOKSATU.id, JAKARTA -- Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, mengumumkan insiden kebakaran pipa di terminal atau Depo Plumpang Jakarta Utara telah menyebabkan 18 orang meninggal dunia.

Diketahui jumlah korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terus bertambah.

Pada Sabtu sore, Wakil Presiden RI, Maruf Amin mengumumkan korban jiwa kebakaran Plumpang ada 17 orang.

Namun data terbaru Pertamina, jumlah korban jiwa kini mencapai 18 orang.

“Insiden kebakaran pipa di terminal Plumpang ini telah menyebabkan 18 orang meninggal,” ujar Nicke Widyawati saat jumpa pers bersama Menteri BUMN Erick Thohir di RSPP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga :

Kapolri Beberkan Penyebab Kebakaran Plumpang, Gangguan Terjadi Saat Penerimaan Pertamax dari Balongan

Jumlah Korban Luka-luka 35 Orang


Sementara, jumlah korban yang luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit ada 35 orang.

Rinciannya, 25 orang dirawat di RSPP, 2 orang di Rumah Sakit Pertamina Jaya, 3 orang di RSUD Koja, 1 pasien dirawat di RSCM, 2 orang dirawat di RS Tugu Koja, dan 2 orang di Rumah Sakit Pelabuhan.

Pertamina pun menyampaikan belasungkawa atas insiden kebakaran pipa di Plumpang yang terjadi pada Jumat malam (3/3).

"Di sini saya beserta semua jajaran menyampaikan permohanan maaf yang mendalam atas terjadinya insiden ini. Tidak ada satu pun dari kita yang menginginkan insiden ini terjadi,” tutup Dirut Pertamina Nicke Nicke Widyawati. (ikror/pojoksatu)