POJOKSATU.id - Jelang pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2024, nama-nama calon menteri mulai hangat diperbincangkan.

Meski pengumuman kabinet belum dilakukan, sejumlah tokoh diketahui telah dipanggil ke kediaman Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Salah satu tokoh yang menarik perhatian adalah Letnan Jenderal (Letjen) TNI Yudi Abrimantyo.

Yudi Abrimantyo, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, adalah salah satu sosok yang dipanggil Prabowo pada Jumat 927/9/2024).

Di tengah spekulasi siapa yang akan mengisi posisi penting dalam kabinet Prabowo-Gibran, Letjen Yudi Abrimantyo disebut-sebut sebagai kandidat kuat Panglima TNI.

Baca Juga: Jumlah Kementerian Bertambah, Dahnil Sebut Tiga Kriteria Calon Menteri Kabinet Prabowo Gibran

Yudi bersama beberapa tokoh lainnya seperti Asisten Khusus Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, serta Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, mendatangi Prabowo di tengah rumor penunjukan kabinet.

Karier Militer Letjen Yudi Abrimantyo

Letjen TNI Yudi Abrimantyo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989 dan berasal dari korps infanteri, khususnya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Sepanjang kariernya, Yudi banyak berkiprah di bidang intelijen. Sebelum menjabat sebagai Kabais TNI, Yudi juga pernah bekerja di Kementerian Pertahanan (Kemhan) di bawah kepemimpinan Prabowo, sebagai Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan (Kabainstrahan) dari 2021 hingga 2024.

Yudi menggantikan Letjen TNI Rudianto sebagai Kabais, jabatan yang diembannya sejak 2024 setelah sebelumnya menduduki sejumlah posisi strategis.

Ia pernah menjadi Paban Utama A-5 DIt A BAIS TNI (2016-2018), serta menjabat Bandep Ur Sosbud Deputi Bidang Pengembangan Setjen Wanntanas (2018-2020).

Baca Juga: Nama-Nama Ini Disebut Jadi Calon Menteri Kabinet Prabowo Gibran, Bukan Hanya Kandidat SMA Taruna Nusantara, Terbaru Menyebut Delapan Tokoh Hukum

Pada 2020, karier Yudi semakin cemerlang ketika diangkat sebagai Sekretaris Ditjen Strahan Kemenhan sebelum akhirnya menjadi Kabainstrahan Kemenhan pada 2021.

Kehidupan profesional Yudi di dunia militer dan intelijen terus menanjak, hingga pada 2024 ia berhasil naik pangkat menjadi Letnan Jenderal. Prestasi dan rekam jejaknya membuat nama Yudi santer disebut sebagai calon Panglima TNI yang baru.

Letjen Yudi Abrimantyo juga tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp5,9 miliar. Kekayaannya terdaftar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 16 Maret 2023 untuk periodik 2022.

Pertemuan dengan Prabowo

Meski banyak yang berspekulasi bahwa pertemuan Prabowo dengan Yudi Abrimantyo serta tokoh-tokoh lainnya terkait pembentukan kabinet, Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan hal yang biasa.

Baca Juga: Megawati dan Prabowo Akan Bertemu di Tempat Asyik, Menu Makanan Sudah Ditentukan, Soal Waktu Katanya Sebelum 10 Oktober, Belum Bicara Soal Kabinet

“Kalau beliau-beliau kan memang terkait dengan Pak Prabowo. Pak Sjafrie asisten khusus Pak Prabowo dan selama ini membantu Pak Prabowo di Kementerian Pertahanan,” jelas Dahnil.

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan Prabowo dengan tokoh seperti Meutya Hafid bukan hal yang luar biasa, mengingat Meutya merupakan Ketua Komisi I DPR yang selama ini menjadi mitra kerja Prabowo.

Namun, ketika dikonfirmasi apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan proses penunjukan menteri, Dahnil mengaku tidak tahu. Menurutnya, “Semuanya ada di tangan Pak Prabowo, dan nanti akan diumumkan secara langsung.”

Spekulasi lainnya juga ramai berkembang. Sjafrie Sjamsoeddin dikabarlan akan menjadi Menteri Pertahanan atau Meutya Hafid menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Baca Juga: Para CALON MENTERI Kabinet Prabowo Gibran Mulai DIPANGGIL, Hashim Bocorkan Ini

Namun,Dahnil lagi-lagi menyatakan tidak mengetahui secara pasti. Bahkan, ia juga tidak mengetahui apakah Abdullah Azwar Anas dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan akan masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran.

Yang jelas, Prabowo sudah mengantongi sejumlah nama calon menteri yang berasal dari partai politik dan organisasi kemasyarakatan (ormas). Namun, sampai sekarang, siapa saja yang akan menjadi pembantu Prabowo di kabinet baru akan diumumkan secara resmi oleh Presiden terpilih tersebut. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.