Dinkes Tangsel Catat 34 Orang Korban Bus Wisata Guci Tegal Masih Dirawat

POJOKSATU.id, TANGSEL - Korban kecelakaan rombongan peziarah asal Tangerang Selatan di wisata Guci, Tegal, hingga kini masih menjalani perawatan.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/5/2023) itu sendiri merenggut 2 korban meninggal dan 34 lainnya luka-luka.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, total ada 36 penumpang di dalam bus yang meluncur bebas ke jurang.

Jumlah korban itu terdiri dari 12 laki-laki dan 24 perempuan. Sementara 2 di antaranya meninggal dunia.

"Terdapat 2 korban meninggal pada kejadian ini, satu orang meninggal di lokasi dan satu orang meninggal saat dalam perawatan di ruang intensif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar, Senin (8/5/2023).

Adapun korban meninggal itu bernama Maja dan Ibin. Keduanya telah dimakamkan di Kecamatan Serpong Utara.

BACA JUGA: Bikin Ngilu, Begini Cerita Korban Selamat Tragedi Bus di Guci Tegal Sebelum Bus Masuk Jurang

Saat ini 23 korban kecelakaan bus di wisata Guci sudah dipindah ke Tangerang Selatan.

Adapun para korban luka telah dibawa ke dua rumah sakit di Tangsel yakni RSUD Kota Tangerang Selatan dan RSUD Serpong Utara.

Korban tersebut dijemput langsung 24 ambulans dari Dinas Kesehatan.

Kondisi 11 pasien diketahui mengalami cedera patah tulang dan dirujuk ke RSUD Tangsel.

Selain itu, 4 dari 11 pasien cedera patah tulang sudah dilakukan operasi.

Kemudian, 15 pasien dengan luka memar yang masih memerlukan observasi dirawat di RSUD Serpong Utara.

BACA JUGA; Pemkot Tangsel Tanggung Seluruh Biaya dan Siapkan Santunan Korban Bus di Wisata Guci

"Sisanya pasien dengan kondisi baik dapat langsung pulang ke rumah masing-masing," kata Allin.

Allin memastikan, Dinkes akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh korban.

Dinkes Tangsel berjanji pelayanan itu dilakukan secara berkala sampai korban pulih sepenuhnya walau sudah rawat jalan.

"Dinkes berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, memantau kondisi pasien saat sudah kembali ke rumah melalui petugas ngider sehat," tandasnya.

Sementara itu, Allin menuturkan, masih ada dua pasien dirawat di ruang intensif RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. (Fandi/Pojoksatu)

Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News