POJOKSATU.id, BANDUNG— Dimas Yonathan Tarigan yang ditemukan gantung diri di Flyover Cimindi Kota Bandung ternyata seorang guru yang penuh gelak tawa dan penuh kecerian.

Kenangan atas guru Dimas Yonathan Tarigan ini diunggah oleh akun Instagram milik SMK Sangkuriang 1 Cimahi yaitu @smksangkuriang1.official.

Menurut keterangan SMK Sangkuriang 1 Cimahi, guru Dimas Yonathan Tarigan adalah guru ceria dan penuh gelak tawa.

“Kami akan selalu merindukanmu gelak tawa dan kecerianmu. Selamat jalan dari kami yang menyayangimu,” ujar akun milik SMK Sangkuriang 1 Cimahi dilihat Sabtu (29/6).

Baca Juga: SMK Sangkuriang 1 Cimahi Ucapkan Duka Mendalam Meninggalnya Guru Dimas Yonathan di Flyover Cimindi

SMK Sangkuriang 1 Cimahi juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dari Dimas Yonathan selama ini.

“Terimakasih atas warna indah yang kau tebarkan. Kebaikan dan kasih sayangmu akan selalu menjadi cerita indah untuk kami,” ungkap akun Instagram @smksangkuriang1.official.

SMK Sangkuriang 1 Cimahi juga menuliskan doa kepada Dimas Yonathan Tarigan.

“Keluarga besar SMK Sangkuriang 1 Cimahi mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Dimas Yonathan Tarigan S.PD,” jelasnya lagi.

Diketahui, Dimas Yonathan Tarigan ditemukan gantung diri di Flyover Cimindi Kota Bandung, Jumat pagi (28/6).

Baca Juga: Veni Oktaviana Digerebek Indehoi Bareng Suami Orang, cuma Jarak 8 Bulan Genjot Dosen UIN Raden Intan Lampung, Ada 3 Kesamaan

Untuk korban sendiri memiliki akun Instagram atau Ig yaitu @_dimasyonathan. Guru SMK mengajar Bahasa Indonesia ini sempat menuliskan surat panjang dalam dokumen catatan yang disimpan di bio Instagramnya.

Dengan kondisi kesepian yang dialaminya, ia mengatakan bahwa pikirannya semakin dipenuhi dengan hal-hal tak berarti.

"Tidak ada teman untuk berbagi karna udah jarang nongkrong sama temen-temen bikin isi otak kepala jadi penuh sendiri. Penuh dengan hal-hal yang ga jelas. Mikirin orang lain, tapi ga mikirin diri sendiri," terangnya lagi.

"Seharusnya mikirin diri sendiri aja dulu kan? Memang seperti itu kan manusia itu harus egois. Udah bukan saatnya lagi sosoan mikirin filsafat, politik, kemanusiaan, dll. Pikiran diri sendiri. Itu kan? Memang aku yang salah," tandasnya lagi dalam unggahan Instagramnya.***