POJOKSATU.id, JAKARTA - Sidang tuntutan terdakwa anak yang berkonflik dengan hukum, AG (15), dijadwalkan digelar tak lama lagi.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjadwalkan agenda tersebut untuk digelar pada Rabu (5/3/2023) pekan ini. Hal ini dilakukan karena sidang sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU).

"Jadi Rabu besok mungkin agendanya tuntutan, kemudian Kamis mungkin bisa jadi pleidoi untuk selanjutnya. Tapi kita ikutin dulu besok proses persidangannya adalah agenda pemeriksaan saksi," kata Kasi Intelijen Kejari Jaksel Reza Prasetyo Handono kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Senin (4/3/2023).

Reza menambahkan, seluruh persidangan AG digelar secara tertutup. Hal itu dilakukan lantaran AG masih di bawah umur.

"Tertutup, sidang tertutup terus ya," ujarnya.

Seperti diketahui, tersangka Mario Dandy Satrio (20) dan Shane Lukas (19) akan dihadirkan dalam sidang lanjutan AG, Selasa (4/4/2023) besok.

BACA : Selain Mario Dandy Cs, Jaksa Juga Hadirkan Saksi Ahli Forensik dalam Lanjutan Sidang dengan Terdakwa AG

"Untuk agenda besok adalah pemeriksaan saksi, ahli, sekaligus pemeriksaan anak AG. Kalau pelaku lain, besok kami juga menghadirkan Mario Dandy dan Shane Lukas sekaligus sebagai saksi dalam persidangan," kata Reza di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (3/4/2023).

Reza menambahkan, Mario dan Shane dihadirkan dalam waktu yang bersamaan lantaran waktu untuk sidang terdakwa anak AG yang mepet.

Keduanya direncanakan akan dihadirkan secara langsung ke PN Jakarta Selatan. Namun, pihak Kejari Jakarta Selatan belum mengetahui teknis lebih lanjut dikarenakan JPU masih menyusun perihal agenda sidang besok.

"Terkait dengan Mario dan Shane, kami jadwalkan offline, bukan online. Untuk masalah siapa yang datang lebih dulu, nanti kami lakukan teknis dahulu. Kira-kira siapa yang didahulukan untuk memberikan kesaksian," ungkap Reza.

Selain Mario dan Shane, JPU juga menghadirkan belasan saksi termasuk ahli untuk sidang besok. Sehingga total ada 15 saksi yang dihadirkan dan kemungkinan sidang tersebut akan berlangsung hingga malam hari.

"Akan ada 10 saksi dan empat saksi ahli pada persidangan besok. Jadi agendanya akan sangat padat karena PN Jakarta Selatan tidak memiliki banyak waktu," tutup Reza. (fandi/pojoksatu)