POJOKSATU.ID, CALON Gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos-Sabrun Sehe dikabarkan meninggal usai speedboat yang ditumpanginya terbakar, di Pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu.
Sebelumnya, pada Jumat (11/10/2024), Pusat Studi Demokrasi dan HAM (Pusdiham) mengumumkan Benny Laos-Sabrun Sehe unggul dalam hasil survei yang mereka lakukan.
Survei tersebut dilakukan pada Oktober 2024, dimana Benny Laos-Sabrin Sahe berhasil mengungguli 3 Paslon lainnya.
Baca Juga: PSMS Imbagi Tuan Rumah Sriwijaya FC, Nil Maizar : Kita Tetap Membumi, Perjalanan Masih Panjang
"Benny Laos-Sarbin Sehe 40.8% paling banyak dipilih, kemudian Husein Alting-Asrul Rasyid 22.5%, Aliong-Sahril 19.3% dan terkecil M. Kasuba-Basri Salama hanya 12.6%. Belum menjawab hanya 4.9%," tulis Pusdiham, dalam rilis tertulis, Jumat (11/10/2024) kemarin.
Penarikan sampel survei tersebut pada September-Oktober 2024 menggunakan metode multistage random sampling.
Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 2.000 orang yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara yang terdistribusi secara proporsional.
Baca Juga: Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Kembali Berhasil Tangkap Pengedar Narkoba di Jalan Marelan Raya
Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan margin of error (MoE) sangat kecil sekitar 2% pada tingkat kepercayaan 95%.
Namun, pada Sabtu (12/10/2024), publik dikejutkan dengan terbakarnya speedboat rombongan Paslon nomor urut 4, Benny Laos-Sabrin Sehe, di Pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu.
Benny Laos yang rencananya akan melakukan kegiatan kampanye di Desa Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, menjadi salah satu dari lima orang korban tewas dalam insiden tersebut.
Selain Benny Laos, empat orang lain yang meninggal dunia yakni anggota DPRD Malut Ester, Ketua DPW PPP Malut Mubin A. Wahid, anggota Polres Kepulauan Sula Bripka Hamdani Buamonabot, dan operator speedboat. ***




