POJOKSATU.id - Usai video viral menantang Allah SWT, beredar kabar Dewi Bulan ditangkap dan sudah digelandang polisi.
Akan tetapi berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, kabar Dewi Bulan ditangkap ternyata tidak benar.
Kabar Dewi Bulan ditangkap itu diunggah salah seorang pengguna media sosial Facebook.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Beri Anugerah Kepada Sembilan PNS Terbaik, Berikut Nama-namanya
Dalam unggahannya itu, pemilik akun menyertakan foto seorang wanita berambut pirang memakai baju tahanan warna oranye.
"Iko Namo nyo bukan Dewi bulan,tapi Dewi sampuk setan..Diciduk aparat efex menghina Allah SWT.." tulis Vebydinho, pada Selasa 28 November 2023 sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id menggunakan lensgoogle, dipastikan bahwa foto tersebut bukan Dewi Bulan
Baca Juga: Perbandingan Skema Baru Gaji ASN dan BUMN, Bisa Gajian 20 Kali Setahun?
Hasil penelusuran mengungkap bahwa itu merupakan pasangan suami istri di Sukabumi yang melakukan penistaan Islam.
Suami istri tersebut ditangkap karena membuat konten video yang diunggah melalui media sosial.
Dalam video tersebut, sang suami menginjak Al Quran atas suruhan dari sang istri.
Baca Juga: ROAD TO BAM CLUB, Event Musik Terbesar Siap Mengguncang Karawang
Foto-foto serupa juga didapati diunggah berbagai media massa.
Dikutip dari Pojoksatu.id dari akun TikTok Dewi Bulan, wanita tersebut membuat pengakuan.
"Perkenalkan, nama saya Dewi Bulan," ucapnya sebagaimana dikutip Pojoksatu.id, Selasa 28 November 2023.
Dewi juga mengungkap bahwa dirinya tidak berada di Indonesia, melainkan di Amerika Serikat.
"Cuma ingin memberitahu saja, pemilik akun ini tidak ada di negara +62 tapi ada di negara +1," ungkap dia.
Baca Juga: Skema Single Salary ASN Berubah, Ada Bonus Akhir Tahun dan Insentif Triwulan
Dewi mengakui bahwa dirinya adalah seorang murtadin.
"Saya dulu Islam garis keras tetapi karena saya menantang Allah dan Allah tidak menjawab saya," kata dia.
"Kalau memang dia Allah, maka wajah saya benjol-benjol dan saya akan sakit-sakitan, sakit keras. Kalau perlu mati," sambungnya.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Bola 28-29 November: Argentina vs Jerman, Prancis vs Mali, Milan vs Dortmund
Akan tetapi, kata dia, tantangan tersebut ternyata tidak dijawab oleh Allah SWT.
"Sampai sekarang saya masih hidup. Itu sudah 23 tahun yang lalu saya meninggalkan Islam," ujarnya.
Namun selanjutnya ia menemukan keyakinan melalui Yesus Kristus.
Baca Juga: Ompung Joglo
"Bukan saya yang mencari Tuhan, tapi Tuhan yang mencari saya," ucapnya.
Dewi lantas menyebut ciri-ciri Tuhan yang menurutnya Tuhan yang benar.
"Tuhan yang benar itu selalu mencari umatnya, melindungi, dan menjaga umatnya".
Dia lantas mengutarakan perbedaan Tuhan yang benar dengan Tuhan palsu.
"Tapi kalau Tuhan yang bohongan, Allah yang bohongan, itu Anda selalu mencoba melindungi Allah Anda, melindungi junjungan Anda, melindungi sesembahan Anda," katanya.
Baca Juga: Nonton Film Perjamuan Iblis Full Movie, Misteri Kelam di Balik Kematian Sang Nenek
Dewi Bulan kemudian menceritakan dirinya saat masih memeluk agama Islam.
"Dulu saat saya masih di Islam, saya mati-matian membela Tuhan saya, membela agama saya, junjungan saya," ujarnya.
Dia bahkan berujar bahwa saat itu sempat menjadi perekrut jihadis.
"Sampai saya bersedia bergabung menjadi perekrut jihadis," sambungnya.
Akan tetapi ia kemudian memilih ajaran yang dibawa oleh Yesus Kristus.
"Saya tidak perlu lagi melindungi agama saya, tidak perlu lagi melindungi Tuhan saya," katanya.
"Tuhan saya sendiri yang membela saya dan mengasihi saya," tandas Dewi Bulan.***




