POJOKSATU.ID – Perhatian publik tidak kunjung lepas dari kasus Karya Listyanti Pertiwi alias Tiwi (30) pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, Maluku Utara.

Seperti diketahui, Karya Listyanti Pertiwi berakhir meninggal dunia usai dibunuh oleh Aditya Hanafi (27), rekan kerjanya sendiri.

Yang mana, pembunuh Karya Listyanti Pertiwi melancarkan aksinya saat korban sedang berada di rumah dinas BPS Halmahera Timur.

Baca Juga: Keluarga Karya Listyanti Pertiwi Pegawai BPS Haltim Sudah Ikhlas, Tiwi Jihad di Jalan Allah

Usut punya usut, PNS asal Magelang, Jawa Tengah yang tewas dibunuh ini ternyata punya cita-cita mulia, yakni bangun perpustakaan gratis.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik teman Tiwi @_cangkacang.

Dalam unggahannya, sang teman turut sedih lantaran cita-cita korban belum terealisasi sedemikian rupa.

Baca Juga: Siapa Istri Aditya Hanafi? Pembunuh Pegawai BPS Halmahera Timur Karya Listyanti Pertiwi Diduga Ikut Terlibat

Diketahui, perpustakaan gratis itu sudah menjadi resolusi Tiwi sejak lama lantaran di tempat kerjanya tidak ada fasilitas tersebut.

“Tahu ga sih, salah satu yang bikin aku sedih banget pas tahu Dul (panggilan Tiwi di komunitas nulis) udah ga ada?,” jelasnya.

“Dia punya cita-cita ngebangun perpustakaan karena di daerah kerjanya ga ada. Dul tuh sesuka itu dengan literasi,” lanjutnya.

Baca Juga: Aditya Hanafi Pembunuh Pegawai BPS Haltim Karya Listyanti Pertiwi Sempat Hadiri Proses Evakuasi Jasad Korban

Hal yang sama juga turut disampaikan oleh teman Tiwi lewat akun media sosial platform X @kookismatcha.

Dalam unggahannya, dirinya menyebutkan bahwa temannya itu sangat antusias membangun perpustakaan gratis.

Bahkan, korban menyibukkan dirinya untuk membawa sejumlah bukunya yang berada di kampung.

Baca Juga: Polemik Bandung Zoo Berlanjut: Pemkot Pilih Menepi, Satwa Tetap Aman

“Mau cerita sedikit tentang Tiwi (atau panggilan kesayangannya Dul di komunitas nulis),” cuitan teman korban.

“Tiap pulang ke Magelang, Dul selalu penuhin isi kopernya sama banyak buku. Soalnya Dul punya cita-cita bikin perpustakaan di Halmahera,” lanjutnya.

Hingga kini, publik masih menantikan perkembangan kasus yang menewaskan seorang pegawai BPS Halmahera Timur tersebut. ***         

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov