POJOKSATU.ID - DPP Partai Golkar resmi mengusung Airin Rachmi Diany untuk maju Pilgub Banten di Pilkada 2024 didampingi Ade Sumardi sebagai cawagub.
Dukungan Golkar tersebut hanya sehari setelah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati mengumumkan mendukung pencalonan Airin dan Ade di Pilgub Banten.
Mengenakan baju berwarna kuning, Airin dan Ade menerima mandat untuk maju Pilgub Banten dari Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Golkar, Jakarta.
Tak pelak, kebersamaan Airin bersama Golkar yang sebelumnya dicoret dari pencalonannya di Pilgub Banten menuai sorotan dari netizen di media sosial.
Salah seorang netizen di X bahkan menyentil Megawati yang sebelumnya ikut jadi sorotan karena diduga membentak Airin saat mengumumkan kepala daerah gelombang ketiga.
Dalam kesempatan itu, Megawati beberapa kali menyebut nama Airin dalam pidatonya. Ia meminta Airin bicara lebih keras.
“Airin, ngomong yang keras. Iya dong, kalo lo udah masuk PDI loh, awas loh ya,” kata Megawati
Menurut netizen, bersatunya kembali Airin bersama Golkar dengan kenakan baju kuning seolah balasan untuk Megawati yang sebelumnya juga meminta Airin kenakan baju merah -hitam.
“Di bayar tunai. Setelah kemarin Airin dipermalukan emak didepan rapat PDIP.. sekarang Airin bales mempermalukan emak dengan balik ke Golkar. Pengen liat apakah emak akan pecat Airin?,” tulis akun @ApriaLin pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Di tempat lain, Airin pun menanggapi bahwa bentakan atau teguran Megawati sebagai bentuk kasih sayang orang tua kepada putrinya.
Airin bahkan menganggap hal tersebut sebagai motivasi untuk dirinya yang telah didukung Megawati di Pilgub Banten.
"Oh enggak apa-apa, itu suatu rasa sayang ibu terhadap putrinya, terhadap kami sebagai putra putrinya, itu suatu hal yang jadi motivasi," jelas Airin.
Sementara itu, keputusan Golkar mendukung Airin diklaim Bahlil telah dibicarakan dengan partai-partai yang tergabung dalam KIM Plus.
"Hubungan kami dengan partai lain baik-baik saja. Kalau ada yang merasa kurang baik, saya pikir pikirannya saja itu. Kami di KIM baik-baik saja," ujar Bahlil. (***)



