POJOKSATU.ID- Seorang warganet bagikan pengalaman menariknya ketika mengendarai kendaraan roda dua dari Bandung menuju Ciwidey melewati jalur alternatif.

Untuk menghindari kemacetan dan razia polisi, ia memutuskan untuk melintasi jalur lain yang cukup ekstrem.

Ternyata ia mengarahkan kendaraannya ke arah jembatan rel kereta api yang sudah tidak aktif dan terbengkalai.

Bernama Jembatan Rancagoong, lokasinya terletak di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Bagi warga Bandung pasti sudah tak asing dengan jembatan kereta api legend ini yang sudah terbengkalai 42 tahun.

Baca Juga: Kisah Lansia di Karawang yang Hanya Bisa Ngesot Selama 4 Tahun, Luput dari Perhatian Pemerintah Setempat

Namun, untuk melintasi jembatan ini dibutuhkan nyali yang cukup kuat.

Rangka baja di sepanjang jembatan sudah berkarat di makan usia.

Tak ada pagar pembatas untuk samping kiri kanan jembatan.

Bagian bawah jalannya berupa beton yang dilapisi papan kayu dan tertutup oleh tanah serta debu yang terbawa oleh angin.

Sementara itu, di bagian bawah jembatan adalah aliran sungai Citarum dan lahan pertanian warga setempat yang dikelilingi oleh barisan bukit.

Untuk melintasinya hanya cukup untuk 1 motor, jadi harus sabar dan bergantian jika tak ingin jatuh ke bawah yang tinggi jembatannya mencapai puluhan meter.

Baca Juga: Kontainer Tabrak 16 Kendaraan di Cipondoh : Berawal Tabrak Motor Tapi Ogah Tanggung Jawab, Diteriaki Warga Malah Makin Ugal-ugalan

Setiap kali melintas ke jembatan ini, dipastikan lutut akan mendadak lemas, apalagi jika melihat ke bawah.

Meskipun jalurnya menakutkan, pemandangan di sekitar jembatan cukup menyejukkan mata.

Sehingga tempat ini bukan hanya dijadikan jalur alternatif dari Bandung ke Ciwidey, maupun sebaliknya, tapi juga kerap kali jadi spot foto menarik bagi pengendara yang melintas.

Sejak berhenti beroperasi pada tahun 1982, jalur ini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk aktivitas sehari-hari.

Kabarnya, pernah ada insiden pengendara roda dua yang jatuh ke bawah ketika melintasi jembatan ini pada tahun 2016 dan 2018.

Baca Juga: Lulus PPG Guru Tertentu tapi NRG Belum Keluar, SOLUSI NRG CEPAT TERBIT Dijamin Dapat Tunjangan Profesi, Pahami Penyebab NRG Tidak Terbit

Untuk itu, jika ingin melintasi jalur ini bukan hanya dibutuhkan keberanian, tapi juga kewaspadaan dan keberuntungan agar tidak bertemu Malaikat Munkar dan Nakir.

Namun jika tidak sedang kepepet, disarankan untuk melintasi jalur seperti biasanya.

Sebagai informasi, jembatan Rancagoong dibuat oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai alat transportasi pengiriman hasil perkebunan dari Ciwidey ke Bandung.

Sebagian jembatan yang berada di atas lahan pertanian terbuat dari beton dengan bagian bawah melengkung.

Sedangkan bagian lainnya yang berada di atas Sungai Citarum terbuat dari rangka baja yang masih kokoh meski sudah tertutup karat.

Baca Juga: Tes CPNS di Jogja? Ini Daftar Hotel Terdekat dari JEC dengan Harga Rp200 Ribuan Aja

Jembatan Rancagoong sudah berusia 1 abad, sejak diresmikan pada tahun 1923 lalu.

Seiring dengan ditutupnya jalur kereta api Bandung-Ciwidey pada tahun 1982 karena adanya kecelakaan besar, jembatan Rancagoong otomatis juga tak lagi dilewati kereta api.

Jika ingin melihat keindahan jembatan ini, akan sangat eksotis jika melihatnya dari bawah karena perpaduan unik antara kontruksi jembatan beton dan baja.***