POJOKSATU.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kredibilitas negara di mata dunia, terutama terkait kewajiban pembayaran utang.

Di hadapan para pemimpin global dan pelaku ekonomi dunia, Prabowo memastikan bahwa Indonesia adalah negara yang konsisten dan bertanggung jawab secara fiskal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: Hakim Tegur Saksi Fakta dalam Gugatan Rp119 Triliun CMNP, Keterangan Dinilai Tidak Relevan

Forum tersebut menjadi ajang penting bagi kepala negara dan pemimpin dunia untuk membahas arah ekonomi global, geopolitik, serta tantangan masa depan.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut bahwa sepanjang sejarahnya, Indonesia tidak pernah sekalipun melakukan gagal bayar utang.

Hal itu, menurutnya, menjadi bukti bahwa Indonesia selalu memegang teguh prinsip kepercayaan dan kehormatan dalam hubungan internasional.

Baca Juga: Gabisa Aneh-aneh! Purbaya Sekarang Bisa Pantau Rekening Pejabat Kemenkeu

“Indonesia selalu menjaga kredibilitasnya. Dalam sejarah kami, Indonesia tidak pernah gagal membayar utang,” tegas Prabowo di hadapan peserta WEF, dikutip pojoksatu.id dari youtube serkretariat presiden.

Pernyataan tersebut bukan sekadar klaim, melainkan pesan kuat yang ingin disampaikan kepada komunitas global.

Prabowo menilai, kepercayaan internasional merupakan modal penting bagi pembangunan nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga: Heboh! Izin Dicabut tapi 28 Perusahaan Masih Beroperasi, Istana Bilang Enggak Masalah

Ia menekankan bahwa pemerintah Indonesia memahami betul konsekuensi dari setiap kebijakan fiskal yang diambil.

Karena itu, pengelolaan utang dilakukan secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan kepentingan jangka panjang bangsa.

Prabowo juga menyinggung bahwa stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal adalah fondasi utama agar Indonesia dapat terus tumbuh dan bersaing di tingkat global.

Menurutnya, komitmen terhadap pembayaran utang bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut martabat dan reputasi negara.

Di forum internasional tersebut, Prabowo tampil dengan pesan optimisme.

Baca Juga: VIRAL! Klaim Prabowo soal MBG Bisa Kalahkan Mc Donald's Bikin Dunia Ketar-Ketir!

Ia menyampaikan bahwa Indonesia siap bekerja sama dengan berbagai pihak, membuka peluang investasi, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi dunia.

WEF Davos sendiri dikenal sebagai forum prestisius yang mempertemukan para pemimpin negara, CEO perusahaan global, ekonom, dan akademisi.

Setiap pernyataan yang disampaikan di panggung ini memiliki dampak besar terhadap persepsi global.

Baca Juga: Tutup Tambang Bermasalah, KDM Setop Perumahan di Zona Rawan Banjir Jabar

Dengan menegaskan rekam jejak Indonesia yang tak pernah ingkar kewajiban, Prabowo ingin memastikan bahwa Indonesia tetap dipandang sebagai mitra yang dapat dipercaya.

Pesan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintahan ke depan akan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian dalam mengelola keuangan negara.

Bagi Prabowo, menjaga kepercayaan dunia bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Baca Juga: Lurah dan LPM Plawad Gerak Cepat Cek Luapan Irigasi Cilamaran di Kedung Salam

Ia menegaskan, Indonesia ingin maju tanpa mengorbankan integritas dan komitmen internasionalnya.***