Detik-detik Bapak dan Balita Hanyut di Pondok Cabe Usai Hujan Deras di Tangsel
POJOKSATU.id, TANGSEL - Hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah Tangerang Selatan sejak sore hingga malam kemarin memakan dua orang korban.
Adalah Rasam (37) dan anaknya Divar (4) yang terseret arus deras dari saluran air di Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang.
Naas, jasad Divar hingga kini belum diketemukan setelah sang ayah lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kedua warga Jalan Lombok RT 06/07, Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Seorang warga menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi begitu cepat saat sang bocah sedang bermain hujan.
"Kronologisnya hujan deres tadi tuh, saya baru juga sampe rumah. Terus anak-anak kecil pada teriak. Ada yang hanyut," kata Yayan, warga pelapor, Senin (22/5/2023) dini hari.
BACA JUGA: Hujan Deras di Pamulang Memakan Korban, Balita dan Ayahnya Hanyut di Saluran Air
Saat kejadian hujan lebat sejak sore kemarin di Tangael, Divar sedang bermain mandi hujan jatuh terpeleset.
Mengetahui sang anak meminta pertolongan saat hanyut, spontan Rasam menolong anaknya yang terseret derasnya arus got dan langsung lompat ke saluran air.
Yayan menyatakan, kebetulan lokasi perkara dekat rumahnya.
Setelah mengantar istrinya sampai rumah ia coba menelusuri aliran got sampai ke gang satunya lagi.
"Saya lihat gotnya engga lurus, belok-belok saya balik lagi, dapat kabar bapaknya juga nyebur nih," ungkap Yayan.
BACA JUGA: Siswa SMA asal Ciputat Viral Kelelahan Jalan Kaki Pulang-Pergi Sekolah di Depok Dihadiahi Sepeda Pilar Saga
Meski got itu bercabang, menurutnya, permukaan air tidak dalam.
"Tapi lebar," ujarnya.
Yayan menambahkan, aliran got bercabang hingga membuat proses pencarian mengalami kesulitan.
Hingga saat ini petugas gabungan dari BPBD, Damkar dan aparat Polsek Pamulang masih melakukan pencarian.
Sementara di rumah duka, keluarga korban sangat syok dengan kejadian itu. (Fandi/pojoksatu)
Berita dan konten menarik lainnya bisa dibaca di Google News




