POJOKSATU.id, SUMUT- Wakil Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Dian Arief S Trinugroho mengapresiasi partisipasi aktif Dekranasda Kabupaten/Kota di Sumut pada pagelaran International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2023. Kain ulos masih menjadi unggulan pada pagelaran tersebut.

"Masih kerajinan Ulos dan Songket yang kita unggulkan, baik berupa bahan kain dan juga yang telah dijadikan produk kerjainan seperti tas, baju dan sebagainya," ucap Dian Arief yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut Mulyadi Simatupang.Di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (3/3).

Dian meminta pada Dekranasda Sumut untuk lebih meningkatkan lagi semua produk unggulan kerajinan yang ada, baik dari sisi penampilan, karya seni dan juga penonjolan kultur budaya yang ada. Ia juga berharap, tidak hanya kerajinan Ulos dan Songket, namun kerjinan lainya dapat berinovasi dan menciptakan produk kerajinan baru yang lebih menarik dan memiliki nilai jual.

BACA JUGA: Kahiyang Ayu: Butuh Kolaborasi dan Koordinasi Perangkat Daerah Untuk Sukseskan HKG PKK & HUT Dekranas

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut Mulyadi Simatupang mengatakan, dengan kegiatan INACRAFT ini dapat menjadi motivasi pada seluruh Dekranasda Sumut untuk lebih berinovasi melahirkan produk kerajinan yang ada.

"Setelah kita tinjau dan bandingkan dengan produk kerajinan dari Dekranasda provinsi lainnya, tentunya menjadi motivasi kita untuk lebih berinovasi," katanya.

Dijelaskan Muliyadi, untuk produk kerajinan sendiri, hingga hari ketiga pada pameran ini, kain Ulos merupakan produk yang banyak laku terjual. Baik dari produk kerajinan berupa kain tenun ataupun yang sudah diinovasi menjadi kerajinan lainnya. (TIK/pojoksatu)